Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pantauan BI: Permintaan Lesu, Inflasi Ramadan 2020 Hanya 0,09 Persen

Dari catatan BI, inflasi bulan Ramadan tahun ini sangat rendah dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 0,68 pada 2019, 0,59 pada 2018, dan 0,69 pada 2017.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 28 Mei 2020  |  14:21 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Kamis (9/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Kamis (9/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Survei Pemantauan Harga yang dilakukan Bank Indonesia (BI) pada minggu keempat Mei menunjukkan laju inflasi yang sangat rendah, yakni 0,09 persen (month to month/mtm).

Inflasi tahunannya mencapai 2,21 persen (year on year/yoy). Pantauan ini dilakukan oleh 46 kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan inflasi Ramadan pada 2020 cukup rendah karena adanya penurunan rendahnya inflasi terkait dengan masa Covid-19.

"Covid-19 menurunkan permintaan dari masyarakat akan barang dan jasa. Tahun sebelumnya Ramadan, kita buka puasa di restoran, belanja banyak. tahun ini, ada Covid sehingga permintaan rendah, terlihat kegiatan ekonomi kita," papar Perry dalam media briefing, Kamis (28/5/2020).

Dari catatan BI, inflasi bulan Ramadan tahun ini sangat rendah dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 0,68 pada 2019, 0,59 pada 2018, dan 0,69 pada 2017.

Kondisi pandemi Covid-19 ini juga mempengaruhi pendapatan masyarakat sehingga permintaan juga melambat.

Selain itu, harga-harga komoditas global berpengaruh banyak terhadap harga barang. Alhasil, imported inflation tetap rendah.

"Ini dipengaruhi oleh stabilitas nilai tukar yang tetap terpelihara," ungkapnya.

Faktor terakhir, Perry mengungkapkan harga barang di dalam negeri tetap terkendali dan pasokannya terjaga.

Dengan demikian, Perry yakin target sasaran inflasi pada tahun ini akan tercapai. "Insya Allah inflasi tahun ini terjaga di kisaran 2 persen - 4 persen dengan inflasi rendah Ramadan 2,21 persen," kata Perry.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top