Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Siap Lawan GoPay, Ovo dan Dana Segera Merger

Dalam merger ini, Ovo dan Dana mengesampingkan perbedaan pandangan dan struktur karena keduanya bertujuan untuk mengurangi 'bakar uang' atau melakukan efisiensi.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 13 Juni 2020  |  12:34 WIB
/ OVO
/ OVO

Bisnis.com, JAKARTA - Dua dari startup fintech teratas di Indonesia, Ovo dan Dana, telah sepakat untuk melakukan merger dalam rangka menantang pesaing kuat mereka, GoPay.

Informasi ini dilansir Bloomberg dari sumber-sumber terdekat yag mengetahui kesepakatan ini.

Perusahaan pembayaran digital Ovo dan penyedia dompet digital, Dana, mengesampingkan perbedaan pandangan dan struktur karena keduanya bertujuan untuk mengurangi 'bakar uang' atau melakukan efisiensi.

Sumber Bloomberg yang meminta untuk tidak disebutkan namanya menuturkan penandatanganan perjanjian ditunda karena wabah virus Corona dan segera diresmikan setelah penyelesaian detail perjanjian.

"Syarat dan waktunya bisa berubah atau kesepakatan masih berantakan," kata sumber tersebut.

Kesepakatan ini menjadi pertempuran proksi antara beberapa kekuatan perusahaan global. Ovo adalah bagian dari kerajaan SoftBank Group Corp. dan Dana didukung oleh afiliasi dari Alibaba Group Holding Ltd., sementara investor Gojek meliputi Facebook Inc. dan PayPal Holdings Inc.

Penggabungan antara Ovo dan Dana akan mempererat aliansi antara SoftBank dan Alibaba , dan mengkonsolidasikan pasar pembayaran digital Indonesia dengan lebih sedikit pemain utama.

Jika selesai, kesepakatan itu akan membantu Grab bersaing dengan Gojek di Indonesia dalam layanan pembayaran digital.

Seperti diketahui, Ovo dibekingi oleh Grab Holdings Inc. yang didanai oleh SoftBank.

Menurut sumber Bloomberg, kesepakatan keduanya akan mengakhiri negosiasi berbulan-bulan. Ant Financial, afiliasi jasa keuangan Alibaba yang mensponsori Dana, enggan menyerahkan kendali bisnis. Hal itu diungkapkan oleh sumber tersebut.

Ant berambisi untuk memperluas bisnisnya di seluruh Asia Tenggara - Filipina, Indonesia, Malaysia dan Thailand - dengan mengaet partner lokal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dana Gojek ovo

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top