Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penghimpunan Dana BCA Tetap Moncer di Tengah Corona

Pertumbuhan DPK perseroan dinilai merupakan bentuk kepercayaan nasabah pada bank.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 14 Juni 2020  |  11:11 WIB
Nasabah melakukan transaksi lewat mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (28/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Nasabah melakukan transaksi lewat mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (28/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) PT Bank Central Asia Tbk. tetap mengalami pertumbuhan sekitar 6-7 persen di tengah pandemi Covid-19.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan pertumbuhan DPK tersebut cukup fantastis di tengah pandemi Covid-19. Pertumbuhan DPK tersebut dinilai merupakan bentuk kepercayaan nasabah pada bank.

Dana murah diproyeksikan masih akan terus bertumbuh dan berkontribusi besar pada pertumbuhan DPK Bank BCA. Meskipun, Jahja tidak bisa memproyeksikan secara pasti besaran pertumbuhannya.

"Giro dan tabungan sama-sama bisa meningkat sejalan membaiknya ekonomi," katanya kepada Bisnis, akhir pekan lalu.

Selama kuartal I/2020, DPK Bank BCA tumbuh 16,8 persen menjadi Rp741,02 triliun. Sebagian besar DPK bersumber dana dana murah yang nilainya mencapai Rp568,52 triliun.

Tidak hanya berkontribusi besar terhadap DPK, dana murah juga berhasil menjadi komponen dana pihak ketiga yang tumbuh paling tinggi, yakni sebesar 17,3 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu (year on year/YoY).

Sementara itu, simpanan berjangka pada periode yang sama tumbuh sebesar 15,1 persen YoY menjadi Rp171,71triliun.

Menurutnya, dengan tetap menjaga kepercayaan masyarakat terhadap bank, penarikan dana besar-besaran tidak akan terjadi. Likuiditas bank tidak akan terganggu selama Covid-19.

Bahkan dengan inovasi layanan digital, pembukaan rekening justru meningkat di tengah pandemi Covid-19. Dalam konsidi normal, rata-rata per hari, ada pembukaan 3.000 rekening baru. Sementara itu, dengan layanan digital, saat ini ada pembukaan 5.100 rekening baru per hari.

"Ini masalah kepercayaan, tidak mungkin nasabah tarik dana dalam jumlah besar," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca simpanan perbankan dpk
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top