Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Direksi AJB Bumiputera Tidak Lolos Fit & Proper Test, Ini Penjelasan OJK

Berdasarkan surat bernomor S-2149/NB.111/2020 yang diperoleh Bisnis, otoritas menetapkan bahwa Direktur Utama Bumiputera Dirman Pardosi serta Direktur Keuangan & Investasi Bumiputera Deddy Herupurnomo tidak lolos penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) sebagai calon direksi perseroan.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 23 Juni 2020  |  16:45 WIB
Pejalan kaki melintas di dekat gedung Wisma Bumiputera di Jakarta. Bisnis
Pejalan kaki melintas di dekat gedung Wisma Bumiputera di Jakarta. Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa dua orang direksi Asuransi Jiwa Bersama atau AJB Bumiputera 1912 tidak lulus dalam fit and proper test.

Berdasarkan surat bernomor S-2149/NB.111/2020 yang diperoleh Bisnis, otoritas menetapkan bahwa Direktur Utama Bumiputera Dirman Pardosi serta Direktur Keuangan & Investasi Bumiputera Deddy Herupurnomo tidak lolos penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) sebagai calon direksi perseroan.

Bisnis mengonfirmasi hasil fit and proper test direksi Bumiputera ini kepada Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Manajemen Strategis OJK Anto Prabowo. Namun, dia menjelaskan OJK tidak menyampaikan hasil tersebut selain kepada pihak bersangkutan, yakni Bumiputera.

"OJK tidak pernah mempublikasikan mengenai hasilnya [fit and proper test] selain kepada lembaga jasa keuangan yang mengajukan," ujar Anto, Selasa (23/6/2020)

Dalam surat yang ditandatangani Direktur Kelembagaan dan Produk Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Asep Iskandar yang salinannya diterima Bisnis, disebutkan kedua direksi yang tidak lolos tidak memenuhi persyaratan yang tertera dalam POJK 27/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.

"Diberitahukan bahwa penunjukan saudara Dirman Pardosi sebagai calon Direktur Utama dan saudara Deddy Herupurnomo sebagai calon Direktur Keuangan dan Investasi pada AJB Bumiputera 1912 tidak dapat disetujui," tulis Asep dalam salinan surat yang diperoleh Bisnis.

Mengacu kepada POJK 27/2016, otoritas mewajibkan Bumiputera untuk membatalkan pengangkatan Dirman dan Deddy dalam jangka waktu paling lama tiga bulan sejak tanggal penetapan hasil fit and proper test tersebut. Hasil tes disampaikan pada Selasa (16/6/2020).

Selain itu, OJK pun mengatur bahwa kedua orang direksi tersebut tidak dapat diajukan kembali untuk mengikuti fit and proper test untuk jangka waktu enam bulan sejak penetapan hasilnya diterbitkan.

Bisnis telah menghubungi Dirman untuk meminta tanggapan terkait hasil fit and proper test yang berlangsung pada Rabu (3/6/2020) tersebut. Namun, hingga berita ini diterbitkan, Dirman belum merespon pesan-pesan yang dikirimkan Bisnis pada Minggu (21/6/2020) hingga Selasa (23/6/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

OJK ajb bumiputera 1912 ajb bumiputera 1912 ajb bumiputera 1912
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top