Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kookmin Jadi Pengendali, Bos Bukopin 'PD' Bisnis Tumbuh 5 Persen

Tahun ini, perseroan menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 5% dan kenaikan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 15%.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  22:51 WIB
Direktur Utama Bank Bukopin Rivan A. Purwantono memberikan pemaparan kepada media di Jakarta, Kamis (2/7/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Direktur Utama Bank Bukopin Rivan A. Purwantono memberikan pemaparan kepada media di Jakarta, Kamis (2/7/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Arah bisnis PT Bank Bukopin Tbk. dinilai akan menjadi semakin jelas setelah masuknya Kookmin Bank menjadi pemegang saham pengendali perseroan. Tahun ini, perseroan menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 5% dan kenaikan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 15%.

Direktur Utama Bank Bukopin Rivan Purwantono mengatakan setelah penawaran umum terbatas ke-5 (PUT V) ditutup pada 30 Juli lalu, porsi kepemilikan saham Kookmin Bank naik menjadi 33,90%. Dengan begitu, KB akan resmi menjadi pemegang saham pengendali perseroan setelah pengumuman Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Rivan melihat arah bisnis perseroan semakin jelas dengan masuknya grup perbankan asal Korea itu. Sebagai bank peringkat kedua di Korea Selatan, Kookmin Bank telah mengoptimalkan semua platform dalam pengembangan bisnisnya. Saat ini KB telah mengembangkan bisnis di 24 negara dengan tiga fokus pengembangan yakni Kamboja, Vietnam, dan Myanmar.

Lebih lanjut, Rivan menuturkan fokus bisnis Kookmin Bank sejalan dengan Bank Bukopin yang memiliki portofolio kredit mayoritas atau sebesar 57% di segmen UMKM. Perseroan juga memiliki jaringan Swamitra yang jumlahnya hampir 511 unit dan 30.000 PPOB (payment point online Bank Bukopin).

Kookmin Bank, imbuhnya, melihat potensi pasar di Indonesia, khususnya Bank Bukopin, lebih besar dari 3 negara di Asia Tenggara yang saat ini menjadi fokus pengembangan tersebut. 

Dalam kondisi saat ini, Rivan optimistis perseroan mampu mencapai pertumbuhan kredit 5% seiring dengan era normal baru. Sementara untuk pendanaan masyarakat, penghimpunan DPK diharapkan dapat tumbuh 15%, dengan ekuitas naik 33%, dan laba tumbuh 18%.

"Dengan menjadi pemegang saham pengendali, maka akan masuklah technical assistant yang menjadi referensi bagaimana arah kerja sama dan bisnis Bank Bukopin," katanya dalam konferensi pers, Senin (3/8/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bank bukopin Kookmin Bank
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top