Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Qanun LKS Aceh, BRI Syariah Targetkan Konversi Aset BRI Rampung Akhir 2020

Direktur Bisnis Ritel BRI Syariah Fidri Arnaldy menyampaikan perusahaan memiliki target konversi bisnis BRI di Aceh dapat selesai akhir tahun ini. Sejauh ini, proses konversi dalam rangka implementasi Qanun LKS di Aceh, telah berjalan dengan baik.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 24 Agustus 2020  |  13:45 WIB
Di tengah penyebaran pandemi Covid-19, BRI Syariah melakukan berbagai penyesuaian, termasuk mengenai layanan di kantor-kantor cabang. - Dokumen BRI Syariah
Di tengah penyebaran pandemi Covid-19, BRI Syariah melakukan berbagai penyesuaian, termasuk mengenai layanan di kantor-kantor cabang. - Dokumen BRI Syariah

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank BRI Syariah Tbk. menargetkan dapat menyelesaikan konversi aset Bank BRI dalam rangka implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di Aceh, pada akhir 2020.

Direktur Bisnis Ritel BRI Syariah Fidri Arnaldy menyampaikan perusahaan memiliki target konversi bisnis BRI di Aceh dapat selesai akhir tahun ini. Sejauh ini, proses konversi dalam rangka implementasi Qanun LKS di Aceh, telah berjalan dengan baik.

Sepanjang kuartal II/2020, emiten berkode saham BRIS ini telah membuka 26 unit kerja baru di Aceh dengan sistem co-location dengan BRI, sehingga mengakselerasi proses konversi bisnis yang ditargetkan selesai pada semester II/2020.

Total kredit BRI yang telah dikonversi BRI Syariah hingga Juni 2020 mencapai 82,98 persen dari total kredit yang direncanakan akan dialihkan tahun ini. Kemudian, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang telah dikonversi untuk implementasi Qanun LKS mencapai 53,18 persen dari total yang ditargetkan.

Fahmi menyampaikan implementasi Qanun LKS di Aceh turut mendorong pertumbuhan kinerja perseroan. Jika melihat target implementasi qanun sesuai dengan Perda, maka project Qanun ditargetkan selesai pada 2020.

"Ini [Project Qanun] akan menjadi PR kita sampai dengan akhir 2020," katanya dalam paparan kinerja virtual, Senin (24/8/2020).

Dia menambahkan implementasi Qanun LKS di Aceh berpengaruh terhadap kinerja BRI Syariah. Misalnya, dari pembiayaan yang telah disalurkan pada kuartal kedua tahun ini senilai Rp37,4 triliun atau tumbuh 55,92 persen yoy, sekitar 30 persen di antaranya berasal dari pembiayaan di Aceh.

Namun, pertumbuhan pembiayaan pada semester II diperkirakan tidak setinggi pada semester pertama. Hal ini karena proses konversi bisnis tersebut pada paruh pertama tahun ini telah mencapai hampir 90 persen.

"Baik di Qanun maupun di luar Qanun, BRIS tetap tumbuh di keduanya," ujarnya.

Sebagai informasi, Qanun Aceh No.11 tahun 2018 tentang lembaga keuangan syariah, mewajibkan lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh wajib dilaksanakan berdasarkan prinsip syariah.

Qanun tersebut berlaku sejak 4 Januari 2019, di mana lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh wajib menyesuaikan dengan Qanun ini paling lama 3 tahun sejak Qanun diberlakukan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah perbankan bri syariah
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top