Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPD DIY Telah Salurkan Kredit Rp275,20 Miliar dari Dana PEN

Penyaluran kredit dari penempatan uang negara di BPD DIY diproyeksi mencapai Rp2,4 triliun
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 10 September 2020  |  16:29 WIB
BPD DIY - Wikipedia
BPD DIY - Wikipedia

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank BPD DIY menyalurkan kredit dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp1 triliun pada 14 Agustus 2020.

Sekretaris Perusahaan PT Bank BPD DIY Andrianto Agus Susilo menyampaikan perseroan akan menyalurkan dana PEN dalam bentuk kredit dengan me-leverage dua kali lipat. Penyaluran kredit dari penempatan uang negara diproyeksi mencapai Rp2,4 triliun.

Hingga pekan pertama September 2020, perseroan telah menyalurkan kredit dari dana PEN sebesar Rp275,20 miliar. Jumlah tersebut setara dengan 11,61 persen dari target penyaluran.

Penyaluran kredit paling banyak ke sektor industri pengolahan sebesar Rp99,96 miliar, diikuti rumah tangga senilai Rp84,10 miliar, dan transportasi pergudangan dan komunikasi sebesar Rp34,06 miliar.

"Total realisasi atas rencana bisnis dan target kinerja dari penempatan dana pada perseroan sebesar Rp275,20 miliar," sebutnya, Kamis (10/6/2020).

Sebelumnya, dia menyampaikan proyeksi penyaluran kredit sebagian besar akan disalurkan ke kredit produktif non UMKM dengan nilai Rp1,09 triliun atau 45,28 persen dari target total penyaluran.

Kemudian, kredit yang akan disalurkan ke sektor UMKM adalah senilai Rp796,35 miliar atau 33,08 persen dari total proyeksi. Serta, penyaluran kredit konsumtif senilai Rp520 miliar atau 21,6 persen dari total penyaluran kredit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpd bpd diy Pemulihan Ekonomi Nasional
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top