Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jokowi Bentuk Panitia Pemilihan Direksi dan Dewan Pengawas BP Jamsostek

Berdasarkan salinan dokumen yang diperoleh Bisnis, susunan panitia itu dibentuk karena masa tugas dewan pengawas dan dewan direksi BPJS Ketenagakerjaan akan berakhir pada 19 Februari 2021. Jokowi pun menetapkan delapan orang sebagai panitia pemilihan jajaran pemimpin BPJS Ketenagakerjaan itu.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 22 September 2020  |  17:20 WIB
Karyawan melintas di dekat logo BPJS Ketenagakerjaan/BP Jamsostek di Jakarta. Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan melintas di dekat logo BPJS Ketenagakerjaan/BP Jamsostek di Jakarta. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah segera membuka lowongan untuk calon anggota dewan direksi dan dewan pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini, panitia seleksi telah terbentuk.

Presiden Joko Widodo telah menetapkan panitia seleksi pimpinan BPJS Ketenagakerjaan melalui Keputusan Presiden (Keppres) 98/P 2020 tentang Pembentukan Panitia Seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas dan Calon Anggota Dewan Direksi BPJS Ketenagakerjaan. Keppres itu ditetapkan pada Senin (21/9/2020).

Berdasarkan salinan dokumen yang diperoleh Bisnis, susunan panitia itu dibentuk karena masa tugas dewan pengawas dan dewan direksi BPJS Ketenagakerjaan akan berakhir pada 19 Februari 2021. Jokowi pun menetapkan delapan orang sebagai panitia pemilihan jajaran pemimpin BPJS Ketenagakerjaan itu.

Jokowi menetapkan Haiyani Rumondang sebagai Ketua merangkap Anggota Panitia Seleksi, yang mewakili unsur pemerintah. Dia merupakan Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan, Keselamatan, dan Kesehatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

Lalu, di posisi Wakil Ketua merangkap Anggota Panitia Seleksi terdapat Hadiyanto, Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan yang mewakili unsur pemerintah. Keduanya membawahi satu orang sekretaris, yakni Ricky Radius Siregar dan lima anggota lainnya.

Kelima Anggota Panitia Seleksi tersebut yakni Ahmad Erani Yustika, Hotbonar Sinaga, Myra Maria Hanartani, Padang Wicaksono, dan RahmaIryanti. Delapan orang panitia seleksi itu akan bertugas hingga ditetapkannya Anggota Dewan Pengawasan dan Dewan Direksi BPJS Ketenagakerjaan.

Sejumlah tugas yang diamanatkan Jokowi kepada panitia tersebut di antaranya yakni menyusun dan menetapkan jadwal seleksi serta mekanismenya. Panitia pun harus mengumumkan kepada masyarakat nama-nama calon pengawas dan direksi BPJS Ketenagakerjaan yang lolos seleksi administratif.

"Panitia selesksi mempunyai tugas menerima dan mengolah tanggapan dari masyarakat terhadap Calon Anggota Dewan Pengawas dan Calon Anggota Direksi yang lolos seleksi administratif. Melakukan penilaian kompetensi dan integritas moral Calon Anggota Dewan Pengawas dan Calon Anggota Direksi BPJS Ketenagakerjaan," tertulis dalam salinan dokumen yang diperoleh Bisnis.

Hotbonar menjelaskan bahwa pembentukan panitia tersebut didasarkan oleh akan segera berakhirnya masa jabatan dewan pengawas dan direksi BPJS Ketenagakerjaan periode 2016–2021. Menurutnya, para anggota dewan itu memiliki masa jabatan lima tahun.

"Seleksi ini untuk Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan lima tahun ke depan sejak 2021," ujar Hotbonar kepada Bisnis, Selasa (22/9/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BP Jamsostek bpjs bpjs ketenagakerjaan
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top