Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Hendra Gunawan Ditunjuk Jadi Dirut Bank UOB Indonesia Ganti Kevin Lam

Hendra Gunawan pernah menjabat sebagai Deputy Country CEO, UOB Malaysia, sebelum bergabung dengan UOB Indonesia pada tahun 2019 sebagai Wakil Direktur Utama di mana ia mengawasi fungsi bisnis ritel dan distribusi kantor cabang.
Ilustrasi - Aktivitas di salah satu cabang Bank UOB Indonesia./Istimewa
Ilustrasi - Aktivitas di salah satu cabang Bank UOB Indonesia./Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia) mengumumkan bahwa Kevin Lam akan meletakkan jabatan sebagai Direktur Utama UOB Indonesia untuk selanjutnya memangku posisi senior di UOB Group sebagai Head of TMRW Digital Group, melapor kepada Group CEO.

Dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Sabtu (3/10/2020), manajemen perusahaan mengungkapkan bahwa Hendra Gunawan, Wakil Direktur Utama UOB Indonesia, akan menggantikan Kevin sebagai Direktur Utama, sejalan dengan implementasi rencana strategis perusahaan. 

Jabatan baru Hendra akan secara resmi disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada tanggal 21 Oktober 2020. Penetapan kedua jabatan baru ini akan berlaku efektif setelah rapat dilakukan pada tanggal tersebut.

Hendra bergabung dengan UOB Group pada tahun 2011. Ia pernah menjabat sebagai Deputy Country CEO, UOB Malaysia, sebelum bergabung dengan UOB Indonesia pada tahun 2019 sebagai Wakil Direktur Utama di mana ia mengawasi fungsi bisnis ritel dan distribusi kantor cabang. Hendra memiliki keahlian dan pengalaman perbankan yang panjang di berbagai lembaga keuangan lokal dan internasional di wilayah Asia.

Adapun, Kevin menduduki jabatan Direktur Utama UOB Indonesia sejak 2016 dan telah mengembangkan bisnis secara strategis dan membentuk tim manajemen yang kuat dengan membangun fondasi Bank yang kokoh.

Kevin bergabung dengan UOB Group pada tahun 2005 dan telah mengemban sejumlah peran fungsional dan senior di beberapa Negara, termasuk sebagai Deputy Country CEO di UOB Malaysia. Pengalaman Kevin di bidang perbankan dan teknologi dimulai dari berbagai perusahaan yang berbasis di Singapura, Hong Kong, dan Amerika Serikat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ropesta Sitorus
Editor : Ropesta Sitorus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper