Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menteri BUMN Erick Thohir: Bank Syariah Mampu Bertahan di Tengah Pandemi

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan apresiasi mengenai kinerja bank-bank syariah yang positif walapun di tengah krisis pandemi.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  09:43 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir memberikan penjelasan kepada media massa usai rapat rapat tertutup dengan Komisi VI DPR di Komplek Gedung DPR MPR, Jakarta, Senin (14/9/2020). - Bisnis/Dhiany Nadya Utami
Menteri BUMN Erick Thohir memberikan penjelasan kepada media massa usai rapat rapat tertutup dengan Komisi VI DPR di Komplek Gedung DPR MPR, Jakarta, Senin (14/9/2020). - Bisnis/Dhiany Nadya Utami

Bisnis.com, JAKARTA - Perbankan syariah dinilai mampu bertahan dan mencatatkan kinerja positif di tengah krisis pandemi.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir melalui video singkat mengenai menandatanganan nota kesepahaman atau MoU merger bank syariah yang dimiliki oleh bank-bank pelat merah, Senin (12/10/2020).

"Sistem keadilan dan transparan sudah membuat bank-bank syariah bertahan di tengah krisis pandemi Covid-19. Bahkan mampu menorehkan kinerja positif," katanya.

Jika menilik kinerja bank syariah BUMN pada paruh pertama tahun ini, hasil yang ditorehkan positif. Bank BRI Syariah membukukan laba bersih senilai Rp117,2 miliar atau naik 229,6 persen secara yoy.

Kemudian, Bank Syariah Mandiri membukukan laba bersih senilai Rp719 miliar pada semester I/2020 atau tumbuh 30,53 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu.

Sementara, BNI Syariah mencetak laba senilai Rp266,64 miliar dengan pertumbuhan aset sebesar 19,46 persen secara year on year menjadi Rp50,76 triliun.

Angka pertumbuhan itu tidak kalah dari pertumbuhan aset induk usahanya, BNI, yang sebesar 4,4 persen yoy menjadi Rp880,12 triliun pada periode yang sama.

Adapun, Erick menyampaikan Indonesia sebagai negara dengan populasi umat muslim terbesar di dunia sudah sepantasnya Indonesia memiliki bank syariah yang kuat.

Oleh karena itu, sambungnya, pemerintah Indonesia melalui Kementerian BUMN berinisiatif untuk melakukan penandatanganan conditional merger agreement untuk menyatukan ketiga bank syariah nasional, yakni BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan BNI Syariah menjadi satu entitas.

“Langkah ini merupakan tonggak sejarah untuk kita semua. Tonggak pertama persiapan dan tinjauan-tinjauan untuk merealisasikan rencana penggabungan bank-bank syariah nasional. Dengan bergabungnya rekan-rekan semua menjadi dalam satu bank, satu keluarga Insyaallah Indonesia akan memiliki bank syariah terbesar,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah bank bumn erick thohir merger bank syariah
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top