Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Asuransi Premi Kecil Lebih Laku di Era Pandemi, Generali Luncurkan Inovasi Baru

Kenaikan kesadaran dan permintaan akan asuransi dinilai terganjal oleh daya beli masyarakat yang rendah di era pandemi. Karena itu, perusahaan asuransi harus cerdik dalam meracik strategi menghadapi fenomena ini.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 21 Oktober 2020  |  20:59 WIB
Karyawati PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia melakukan aktifitas kerja di Tangerang, Banten, Rabu (27/5/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Karyawati PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia melakukan aktifitas kerja di Tangerang, Banten, Rabu (27/5/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia optimistis bahwa tingkat kesadaran masyarakat terkait asuransi menjadi semakin tinggi di era pandemi Covid-19 ini.

Chief Executive Officer Generali Indonesiaa Edy Tuhirman mengungkapkan hal ini merujuk survei yang dilakukan oleh Generali Group di 22 negara dan melibatkan 13.000 responden.

"Tercatat 56 persen dari responden merasa perlu untuk memiliki asuransi jiwa dan asuransi kesehatan di tengah krisis yang terjadi. Yaitu, 47 persen life insurance dan 9 persen health insurance," jelasnya, Rabu (21/10/2020).

Namun demikian, awareness yang menimbulkan permintaan tersebut dinilai terganjal oleh daya beli masyarakat yang rendah di era pandemi ini. Begitu pula yang dialami Generali. Oleh sebab itu, Edy menuturkan bahwa perusahaan asuransi harus cerdik dalam meracik strategi menghadapi fenomena ini.

"Kami pada kuartal III/2020 mengalami penurunan pendapatan premi walaupun tidak signifikan, hanya 4 persen, sedangkan laba naik 19 persen. Karena walaupun nasabah semakin banyak, mereka membeli polis yang kecil-kecil," tambahnya.

Kondisi tersebut, kata dia, yang melatarbelakangi peluncuran inovasi terbaru dari Generali, yakni produk berbasis unit-linked yang memiliki fitur unik bernama GenSMART dan aplikasi digital iPropose.

GenSMART khusus dirancang untuk nasabah ataupun masyarakat yang saat ini sudah memiliki polis asuransi unit-linked, tapi ingin meningkatkan nilai proteksi yang dimilikinya.

GenSMART memiliki tiga fitur yang memberi manfaat lebih optimal. Pertama, SMART Start yakni alokasi dana investasi yang lebih besar, di periode awal polis berjalan sehingga nilai investasi yang terbentuk lebih optimal dan proteksi lebih terjaga.

Kedua, yaitu SMART Allocation atau tambahan investasi sampai dengan 8% setiap tahunnya dari premi yang telah dibayarkan, dan nilai investasi yang terbentuk terus meningkat.

Terakhir, SMART Future yakni manfaat tunai sampai dengan 100% dari Uang Pertanggungan (UP) yang bisa nasabah dapatkan saat mencapai usia 85 tahun, sehingga nasabah bisa tetap memiliki dana yang cukup untuk menjalani masa tua sesuai dengan harapan.

"Produk ini juga dilengkapi dengan manfaat tambahan seperti kesehatan dan penyakit kritis yang tentunya sangat penting untuk dimiliki nasabah di masa pandemi," jelasnya.

GenSMART juga dapat dilengkapi RoboARMS yang bekerja layaknya robot asisten pintar yang mengelola investasi yang ada di dalam produk unit-linked sesuai dengan kondisi pasar serta melakukan serangkaian langkah adaptif secara 24 jam.

Produk anyar ini, lanjutnya, membidik calon nasabah yang ingin memiliki produk asuransi berbasis unit-linked, tapi sibuk dan tidak mempunyai waktu yang cukup banyak, atau belum berwawasan dan disiplin yang tinggi untuk mengubah strategi investasi sesuai dengan kondisi pasar.

Sementara itu, Edy menuturkan aplikasi iPropose hadir untuk menjawab kebutuhan di era new normal. Nasabah dapat dengan mudah melakukan konsultasi finansial dengan tenaga pemasar Generali dan mengidentifikasi dan memilih kebutuhan proteksi, bahkan dalam pembayaran premi.

Selain itu, iPropose juga memberikan rasa nyaman dan tenang bagi nasabah dalam bertransaksi dengan adanya verifikasi pada pengajuan, persetujuan polis, serta dalam hal pembayaran premi melalui ponsel pribadi di manapun dan kapan pun.

"Melalui aplikasi ini, nasabah menjangkau lebih dari 11.000 tenaga pemasar profesional Generali yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia dan bisa memiliki produk asuransi sesuai dengan tujuan dan keinginannya."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi unit linked generali indonesia
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top