Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wapres Optimistis Hasil Merger Bank Syariah Beroperasi Penuh Februari 2021

Wapres Ma'ruf Amin menyatakan upaya merger bank syariah merupakan langkah memperkuat kelembagaan keuangan syariah dalam negeri.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 27 Oktober 2020  |  10:52 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat mengisi diskusi ekonomi dan perbankan syariah di era new normal  -  Setwapres
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat mengisi diskusi ekonomi dan perbankan syariah di era new normal - Setwapres

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden Ma`ruf Amin optimistis merger tiga bank syariah di bawah Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara) akan mulai beroperasi penuh pada Februari 2021.

Tiga bank syariah yang melakukan merger adalah PT Bank Syariah Mandiri (BSM), PT Bank BNI Syariah (BNIS) dan PT Bank BRIsyariah Tbk. (BRIS). Ketiganya disebut telah menandatangani Conditional Merger Agreement (CMA).

Wapres menyebutkan upaya penggabungan tersebut merupakan langkah memperkuat kelembagaan keuangan syariah dalam negeri. Selain itu, merger ini dapat melibatkan partisipasi Indonesia dalam ekonomi global.

“Dengan telah ditandatanganinya CMA, maka bank syariah baru ini diharapkan dapat beroperasi penuh pada Ferbuari 2021,” kata Wapres saat menyampaikan sambutan dalam webinar Potensi Ekonomi Syariah Pascapandemi, Selasa (27/10/2020).

Dia berharap hasil merger ini mampu membuat bank syariah di bawah Himbara kian kompetitif di tingkat global. Selain itu, pemerintah juga memastikan akan terus memberikan bantuan modal kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.

Pemerintah lanjut Wapres, akan memperbanyak dan memperluas pembangunan bank waqaf mikro. Selain itu, pemerintah berjanji akan memberi dukungan lebih besar terhadap pengembangannya.

Bank wakaf mikro akan didukung melalui Kementerian Sosial. Lembaga keuangan ini akan melayani usaha sangat kecil yang membutuhkan modal di bawah Rp3 juta, sedangkan kalangan usaha kecil di atas Rp3 juta akan dilayani oleh Baitul Maal wa Tamwil (BMT), lembaga keuangan syariah dan koperasi syariah.

“Pemerintah memperbesar melakukan intervensi kepada Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) di Kementerian Koperasi, dan melalui kurs syariah yang ada di bank syariah, baik untuk usaha mikro, kecil atau juga usaha menengah,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah merger bank syariah wapres ma'ruf amin
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top