Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Akhirnya, Bos BI Turunkan Suku Bunga 25 Basis Poin Jadi 3,75 Persen. Ini Alasannya!

Gubernur BI Perry Warjiyo menuturkan bahwa keputusan ini mempertimbangkan inflasi yang lemah sekaligus mendukung pemulihan ekonomi Indonesia.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 19 November 2020  |  14:25 WIB
Karyawan keluar dari pintu salah satu gedung Bank Indonesia di Jakarta, Senin, (20/1/2020).  Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan keluar dari pintu salah satu gedung Bank Indonesia di Jakarta, Senin, (20/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 November 2020 memutuskan untuk menurunkan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin menjadi 3,75 persen.

RDG juga memutuskan suku bunga turun Deposit Facility menjadi 3 persen, dan suku bunga Lending Facility menjadi4,5 persen.

Gubernur BI Perry Warjiyo menuturkan bahwa keputusan ini mempertimbangkan inflasi yang lemah, stabilitas eksternal yang terjaga dan sebagai langkah lanjutan untuk mendukung pemulihan ekonomi

BI melihat fungsi intermediasi di sektor keuangan masih lemah sejalan dengan permintaan domestik yang blm kuat. Dari data BI, pertumbuhan kredit pada kuartal III/ 2020 tumbuh 0,12 year-on-year (yoy) dan dana pihak ketiga (DPK) 12,88 persen yoy.

"Perkembangan terkini menunjukkan pertumbuhan kredit -0,47% pada Oktober 2020," kata Perry.

Dalam kesempatan ini, BI memperkirakan inflasi pada akhir 2020 lebih rendah dari batas bawah sasaran inflasi dan kembali ke sasarannya 3 plus minus 1 persen pada 2021. 

"BI konsisten menjaga stabilitas harga dan berkoordinasi dengan pemerintah sehingga inflasi sesuai sasarannya," ujar Perry.

Defisit transaksi berjalan juga diperkirakan tetap rendah. Perry yakin defisit tahun ini berada di bawah 1,5% PDB dan tetap rendah pada tahun depan.

Ke depan, BI memandang penguatan nilai tukar rupiah berpotensi berlanjut karena nilainya secara fundamental masih undervalued, dan kondisi defisit transaksi berjalan dan inflasi yang rendah, serta daya tarik aset yang tinggi, dan premi risiko yang menurun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia suku bunga acuan
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top