Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BRI (BBRI) Bidik Pertumbuhan Kredit 4-5 Persen Tahun Depan

Strategi BRI pada tahun depan tetap mengikuti berbagai stimulus pemerintah dalam program pemulihan ekonomi nasional.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 25 November 2020  |  16:06 WIB
Gedung BRI - bri.co.id
Gedung BRI - bri.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Sunarso menyebut kredit perseroan bisa tumbuh di kisaran 4-5 persen pada 2021.

Proyeksi pertumbuhan itu diyakini berada di atas rata-rata nasional yang diperkirakan sekitar 3-3,5 persen. Proyeksi pertumbuhan kredit nasional tersebut diungkapkan Ekonom Indef Aviliani dalam webinar Geliat Industri Perbankan 2021.

"Asumsi target pertumbuhan kredit nasional sekitar 3-3,5 persen, artinya BRI harus tumbuh di atas itu. BRI harus tumbuh 4-5 persen," kata Sunarso dalam webinar Geliat Perbankan 2021, Rabu (25/11/2020).

Persoalannya permintaan kredit masih lemah akibat pandemi Covid-19. Oleh karena itu, strategi BRI pada tahun depan tetap mengikuti berbagai stimulus pemerintah dalam program pemulihan ekonomi nasional.

"Saya cuma membayangkan tahun ini kami diberi target penyaluran KUR Rp144 triliun. Asumsi target tidak dinaikkan, maka untuk KUR saja kami harus menyalurkan Rp140 triliun tahun depan. Kami harus pertajam lagi segmennya," imbuhnya.

Sejak awal pandemi yakni Maret 2020, Sunarso menyebut BRI fokus pada pertumbuhan bisnis di segmen UMKM, mikro, dan ultra mikro. Sebab, segmen ini yang paling cepat pulih setelah pembatasan aktivitas dilonggarkan, dibandingkan dengan segmen menengah dan korporasi.

Secara sektor usaha, BRI fokus di pertanian terutama pangan dan obat-obatan, serta sektor yang terkait alat kesehatan. Sektor usaha ini menjadi sasaran untuk menumbuhkan kredit.

"Sampai dengan hari ini ketika pertumbuhan ekonomi terkontraksi minus 5 persen, kemudian membaik minus 3,9 persen, yang masih positif adalah sektor pertanian. Fokus kita untuk tetap tumbuh di UMKM dan sektor pertanian," sebutnya.

Meski begitu, perseroan tetap memberikan alokasi kredit korporasi, yang mayoritas merupakan BUMN. Sunarso menyebut kredit korporasi masih dibutuhkan terutama untuk menyelesaikan proyek infrastruktur yang sedang berjalan seperti jalan tol.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bri pertumbuhan kredit penyaluran kredit bank bumn emiten bank
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top