Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BCA Finance Proyeksi Piutang Pembiayaan Leasing Baru Pulih 2022

Direktur Utama BCA Finance Roni Haslim mengungkap bahwa dengan proyeksi penjualan otomotif yang masih terbatas, maka target pembiayaan baru pun tak bisa langsung kembali seperti sebelum pandemi.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 22 Desember 2020  |  17:49 WIB
kantor BCA Finance - bcafinance.co.id
kantor BCA Finance - bcafinance.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT BCA Finance mematok target realistis menghadapi 2021 yang masih menjadi periode pemulihan diri dari pandemi Covid-19.

Direktur Utama BCA Finance Roni Haslim mengungkap bahwa dengan proyeksi penjualan otomotif yang masih terbatas, maka target pembiayaan baru pun tak bisa langsung kembali seperti sebelum pandemi.

Perusahaan pembiayaan atau multifinance anak usaha PT Bank Central Asia Tbk. ini menutup periode 2019 dengan capaian penyaluran pembiayaan baru Rp33,2 triliun.

"Target kami juga masih konservatif untuk tahun 2021. Perkiraan pencapaian tahun ini booking Rp16 triliun dan target tahun 2021, booking sebesar Rp26 triliun. Jadi kalau dilihat memang masih jauh dibanding pencapaian 2019," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (22/12/2020).

Namun demikian, Roni percaya awal 2021 akan dibuka dengan pulihnya kondisi perekonomian. Harapannya, nasabah BCA Finance terdampak Covid-19 yang kontrak restrukturisasinya habis pada Januari 2020, lebih banyak yang kembali meneruskan.

"Total yang kami restrukturisasi sudah sebesar Rp8,2 triliun dari sekitar 87.000 akun. Skema kita berikan itu cuti bayar bunga dan pokok selama 6 bulan. Sebagian besar akan jatuh tempo di Desember ini, jadi awal tahun nanti kelihatan mana yang sudah mampu, mana yang meneruskan," tutupnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembiayaan kredit bca finance
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top