Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KoinWorks Bidik UMKM Pelapak Online, Potensi Transaksinya Jumbo

Digitalisasi terbukti memberikan ketahanan bisnis bagi pelaku UKM di kondisi krisis akibat pandemi.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 07 Januari 2021  |  18:19 WIB
Karyawan menunjukan aplikasi KoinWorks saat meluncurkan KoinP2P di Jakarta, Kamis (20/2 - 2020).
Karyawan menunjukan aplikasi KoinWorks saat meluncurkan KoinP2P di Jakarta, Kamis (20/2 - 2020).

Bisnis.com, JAKARTA - PT Lunaria Annua Teknologi atau KoinWorks membidik pertumbuhan peminjam dana (borrower) yang bergiat sebagai penjual online di platformnya.

Benedicto Haryono, CEO & Co Founder KoinWorks, menjelaskan bahwa hal ini menilik potensi transaksi yang besar dari mereka, yang telah buktikan bahkan selama pandemi Covid-19 sekalipun.

KoinWorks mencatat pada 2020, sehatnya performa pelaku usaha mikro kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi 'pelapak online' di e-commerce ini dapat dilihat dari peningkatan permintaan pinjaman yang selalu tercatat naik hingga 52 persen setiap mendekati tanggal-tanggal tertentu, seperti hari perayaan, atau big campaign seperti Harbolnas.

"Pertumbuhan transaksi juga masih terus tercatat di berbagai kategori penjualan UKM e-commerce selama masa pandemi, dengan rata-rata pertumbuhan transaksi mulai dari 12 persen sampai 53 persen," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (7/1/2021).

Digitalisasi terbukti memberikan ketahanan bisnis bagi pelaku UKM di kondisi krisis akibat pandemi. Platform peer-to-peer lending seperti KoinWorks pun dibutuhkan, terutama untuk memenuhi kebutuhan memperbesar bisnis atau keperluan stok barang.

"Segmen peminjam dari merchant/online seller merupakan salah satu spesialisasi produk kami, KoinP2P. Di mana sekitar 70 persen dari 172.000 borrowers kami merupakan UKM Digital di segmen tersebut. Walaupun, memang secara porsi angka penyaluran, segmen ini mengambil sekitar 15 persen dari total penyaluran karena nominal pinjaman yang diajukan biasanya lebih kecil dibandingkan dengan segmen kategori UKM atau bisnis skala besar," jelasnya.

Namun demikian, Ben mengungkap bahwa angka tersebut tentu masih dapat membuktikan bahkan di masa pandemi pun, UMKM segmen e-commerce masih butuh alternatif pendanaan yang mudah, seperti dalam produk KoinBisnis KoinWorks.

Ben pun percaya pembiayaan KoinP2P yang tersalurkan ke segmen e-commerce dan beberapa segmen pilihan lain juga akan memiliki performa yang positif pada 2021.

"Karenanya untuk dapat terus memenuhi kebutuhan dari ratusan ribu merchant e-commerce peminjam KoinP2P, pada 2021 KoinWorks juga berencana untuk mengeratkan kerja sama dan menargetkan pertumbuhan penyaluran pinjaman kepada UKM merchant e-commerce hingga 3 kali lipat," jelasnya.

Sebagai informasi, KoinWorks melalui KoinP2P menjalin kerja sama penyaluran pembiayaan kepada merchant atau online seller dari puluhan e-commerce besar dan skala yang lebih kecil di Indonesia.

KoinWorks memanfaatkan sistem credit scoring yang mengkombinasikan antara proses penilaian kredit perbankan tradisional dengan data digital footprint dari setiap calon borrowers dari seller e-commerce, untuk menghasilkan penilaian kredit yang sesuai.

"Ini juga demi menjaga kualitas pinjaman untuk didanai oleh ratusan ribu pendana [lender] ritel dan institusi kami. KoinWorks juga telah terhubung ke berbagai ekosistem UKM tempat data transaksi berasal. Seperti platform e-commerce, POS system, payment gateway, accounting software, logistic, dan national credit risk assessment platform untuk data penilaian kredit," tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm e-commerce fintech P2P lending Koinworks
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top