Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dua Pekan Lagi Bank Syariah Indonesia (BRIS) Efektif Beroperasi, Ini Perkembangan Terbaru

Wakil Direktur Utama 1 Bank Syariah Indonesia Ngatari menyampaikan tanggal efektif penggabungan masih sesuai dengan target yakni 1 Februari 2021. Tanggal efektif penggabungan sebagaimana tercantum dalam Ringkasan Rencana Penggabungan yang dirilis Oktober tahun lalu. 
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 14 Januari 2021  |  15:16 WIB
Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi (tengah) didampingi Wakil Direktur Utama I Ngatari dan Wakil Direktur Utama II Abdullah Firman Wibowo berpose dalam sesi foto usai penandatanganan akta penggabungan tiga bank syariah milik Himbara di Jakarta, Rabu (16/12/2020).  - ANTARA
Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi (tengah) didampingi Wakil Direktur Utama I Ngatari dan Wakil Direktur Utama II Abdullah Firman Wibowo berpose dalam sesi foto usai penandatanganan akta penggabungan tiga bank syariah milik Himbara di Jakarta, Rabu (16/12/2020). - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Hanya menghitung hari untuk PT Bank Syariah Indonesia Tbk. resmi beroperasi yakni 1 Februari 2021. Sejumlah tahapan merger juga terus dirampungkan, termasuk penggabungan karyawan. 

Wakil Direktur Utama 1 Bank Syariah Indonesia Ngatari menyampaikan tanggal efektif penggabungan masih sesuai dengan target yakni 1 Februari 2021. Tanggal efektif penggabungan sebagaimana tercantum dalam Ringkasan Rencana Penggabungan yang dirilis Oktober tahun lalu. 

"Masih on the track," katanya, Kamis (14/1/2021). 

Lebih lanjut, Ngatari menambahkan pihaknya juga telah menyelesaikan proses penggabungan karyawan. Rencananya, penggabungan karyawan akan diputuskan pada Jumat besok. 

Adapun sistem penggajian karyawan masih mengikuti masing-masing bank sebelumnya. Penyesuaian gaji akan dilakukan secara bertahap setelah merger efektif. 

"Migrasi karyawan sudah selesai. Besok hari Jumat sudah diputus. Untuk gaji masih masing-masing bank, penyesuaian nanti dilakukan secara bertahap setelah merger. Untuk yang ini belum diputuskan," imbuhnya. 

Sebagai informasi, Bank Syariah Indonesia merupakan nama baru PT Bank BRIsyariah Tbk. (BRIS) sebagai bank penerima penggabungan. Proses penggabungan melibatkan tiga bank syariah BUMN yakni BRIsyariah, Mandiri Syariah, dan BNI Syariah. 

Bank hasil merger tersebut akan memiliki total aset Rp214,6 triliun dengan modal inti Rp20,4 triliun. Bank akan didukung lebih dari 1.200 cabang dan 1.700 jaringan ATM, serta lebih dari 20.000 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bri syariah merger bank syariah
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top