Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pefindo Naikkan Outlook 3 Bank Syariah BUMN

Analis Divisi Pemeringkatan Jasa Keuangan Pefindo Danan Dito menjelaskan ekspektasi Pefindo terhadap aksi korporasi ini sangat positif.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 19 Januari 2021  |  13:16 WIB
Karyawan melayani nasabah di banking hall PT Bank Syariah Mandiri (BSM) di Jakarta. - JIBI/Dwi Prasetya
Karyawan melayani nasabah di banking hall PT Bank Syariah Mandiri (BSM) di Jakarta. - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikkan outlook bank syariah yang dimiliki oleh bank BUMN.

Adapun, Bank Syariah Mandiri, Bank BRI Syariah, dan Bank BNI Syariah sebelumnya berada pada idAA+/ stabil. Saat ini outlook ketiganya sudah dinaikkan menjadi idAA+/positif.

Analis Divisi Pemeringkatan Jasa Keuangan Pefindo Danan Dito menjelaskan ekspektasi Pefindo terhadap aksi korporasi ini sangat positif.

“Ketiga bank syariah ini akan menjadi lebih kuat lagi ketika menyelesaikan aksi korporasinya,” katanya dalam Pefindo Update, Selasa (19/1/2021).

Dito menyampaikan modal bisnis entitas baru akan menjadi lebih besar. Terlebih banyak sentiment positif yang menunggu adanya penyetoran mdal baru untuk memperkuat permodalan bank syariah nomor satu terbesar Tanah Air nantinya.

Di samping itu, market share nantinya akan lebih besar sehingga mampu lebih unggul dibandingkan dengan bank syariah sekaligus bank konvensional nasional.

“Daya saing ini khususnya untuk pembiayaan yang memang bank syariah ini juga akan bersaing dengan bank konvensional,” katanya.

Dito mengatakan kecenderungan entitas ini untuk melakukan penanganan bad loan lebih intensif dalam proses merger juga akan lebih tinggi.

“Ini akan menjadi sentimen baik bagi kinerja entitas baru bank syariah ke depannya. Kualitas asetnya akan lebih bagus,” sebutnya.

Adapun, saat ini proses merger tiga bank syariah BUMN masih menunggu izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selanjutnya, legal merger dijadwalkan akan dilakukan pada 1 Februari 2021.

Proses merger melibatkan PT Bank BRIsyariah Tbk., PT BNI Syariah, dan PT Bank Mandiri Syariah. Bank BRIsyariah menjadi bank penerima penggabungan. Setelah proses merger efektif, bank hasil merger memiliki nama baru yakni PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

Ketua PMO Merger Bank Syariah Anak Usaha BUMN Hery Gunardi mengatakan proses merger bank syariah BUMN telah dilakukan sejak Maret tahun lalu. Saat ini hanya menghitung hari untuk legal merger yang dijadwalkan pada 1 Februari 2021.

Pihaknya masih menunggu izin merger dari OJK yang diperkirakan akan keluar pada pekan ini. Proses selanjutnya yakni pengesahan nama baru Bank Syariah Indonesia kepada Kementerian Hukum dan HAM, serta penggunaan logo baru, dan lainnya.

"Proses lainnya tetap berjalan dengan baik. Semoga tanggal 1 [Februari 2021] legal merger bisa dilakukan dan mendeclare telah lahir Bank Syariah Indonesia," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah pefindo bank bumn syariah merger bank syariah
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top