Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Net Syariah IPO 1 Februari 2021 dengan Kode BANK

Seperti diketahui, calon emiten PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk., menetapkan harga pelaksanaan initial public offering (IPO) senilai Rp103.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 27 Januari 2021  |  12:54 WIB
Halaman muka Laporan Tahunan Bank Net Syariah 2019.
Halaman muka Laporan Tahunan Bank Net Syariah 2019.

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk. akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 1 Februari 2021. Perusahaan akan dicatatkan di lantai Bursa dengan kode BANK.

"Efek perseroan akan dicatatkan di Bursa pada 1 Februari 2021 dengan menggunakan kode BANK," terang Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 Goklas Tambunan, dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (27/1/2021). 

Seperti diketahui, calon emiten PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk., menetapkan harga pelaksanaan initial public offering (IPO) senilai Rp103.

Dalam prospektus di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada Senin (25/1/2021), Bank Net Indonesia Syariah menetapkan harga pelaksanaan IPO di level Rp103, dari harga penawaran Rp103-Rp105. Adapun, harga pelaksanaan waran ditetapkan Rp110.

Masa penawaran umum saham Bank Net Indonesia Syariah pada 25-27 Januari 2021, tanggal penjatahan pada 28 Januari 2021, dan pengembalian uang pemesanan pada 29 Januari 2021.

Tanggal distribusi saham dan waran secara elektronik pada 29 Januari 2021. Pencatatan saham dan waran di Bursa Efek Indonesia pada 1 Februari 2021.

Bank tersebut melepas 5 miliar saham baru atau setara dengan 37,9 persen dari total saham disetor. Dengan demikian, nilai dana yang berpotensi dikantongi bank itu sekitar Rp515 miliar.

Dikutip dari prospektus awal yang dirilis Bank Net Indonesia Syariah, rencananya modal yang diperoleh dari IPO akan dipakai untuk modal kerja dan pemeliharaan perangkat teknologi informasi yang dimiliki.

Struktur kepemilikan saham di Bank Net Indonesia Syariah terdiri dari PT NTI Global Indonesia yang menggenggam sebesar 70 persen dan PT Berkah Anugerah Abadi yang memiliki 30 persen saham.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo perbankan bank net syariah
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top