Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Siap-Siap! Aturan Bank Digital Dirilis OJK, Modal Minimal Rp10 Triliun

Salah satu poin utama yang dirancang OJK terkait dengan syarat permodalan untuk mendirikan bank digital minimal Rp10 triliun. 
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 18 Februari 2021  |  11:58 WIB
Ilustrasi Bank - Istimewa
Ilustrasi Bank - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan berencana merilis POJK mengenai bank digital sebelum pertengahan tahun ini. Salah satu poin aturan yang tengah dirancang yakni terkait syarat permodalan yang harus dimiliki dalam mendirikan bank digital yang baru yakni minimal Rp10 triliun. 

Direktur Eksekutif Penelitian dan Pengaturan Perbankan OJK Anung Herlianto menyampaikan ketentuan mengenai bank digital saat ini masih dalam tahap permintaan pendapat dari pelaku usaha. OJK juga telah menerima banyak masukan dari masyarakat.

Anung menjelaskan terkait pendirian bank digital terbagi menjadi dua jenis. Pertama, bank baru sebagai full digital bank. Investor yang akan mendirikan bank digital menyampaikan perizinan kepada OJK.

Kedua, transformasi bank eksiting menjadi bank digital. Seperti Bank Jago, Sea Group melalui BKE, Bank BCA yang telah mentrasformasi Bank Royal menjadi bank digital.

"Untuk pendirian bank digital, itu persyaratannya Rp10 triliun untuk pendirian bank baru. Disertai persyaratan eksiting bank digital seperti memiliki kemampuan yang mengelola bisnis bank yang prudent dan berkesinambungan, perlindungan data nasabah."

Bank digital juga memiliki minimal satu kantor dan seluruh layannya secara digital. Anung mengatakan ketentuan bank digital saat ini sedang dalam proses. OJK berharap ketentuan ini sudah ada ketika bank digital beroperasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan OJK Digital Banking
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top