Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KoinWorks Sebut Kinerja P2P Sudah Pulih Seperti Sebelum Pandemi

Kebutuhan pinjaman modal kerja UMKM diproyeksi bertumbuh pada 2021, pengguna platform fintech P2P pun berpotensi meningkat.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 01 April 2021  |  22:22 WIB
Karyawan menunjukan aplikasi KoinWorks saat meluncurkan KoinP2P di Jakarta, Kamis (20/2 - 2020).
Karyawan menunjukan aplikasi KoinWorks saat meluncurkan KoinP2P di Jakarta, Kamis (20/2 - 2020).

Bisnis.com, JAKARTA - Periode 2021 membawa optimisme bagi PT Lunaria Annua Teknologi atau KoinWorks, menilik pertumbuhan kebutuhan pinjaman modal kerja UMKM dan potensi meningkatnya pengguna baru.

Benedicto Haryono, CEO & Co-Founder KoinWorks, menekankan bahwa pihaknya masih akan menyasar segmen UMKM yang memiliki pengalaman, sudah aware terhadap digital, dan fleksibel untuk menyesuaikan diri di era new normal.

"Pada prinsipnya kami masih berhati-hati dalam menyalurkan pinjaman. Tapi karena kebutuhan memang meningkat, kinerja penyaluran bulanan kami sekarang sudah melebihi level sebelum pandemi Covid-19," jelasnya kepada Bisnis, Kamis (1/4/2021).

Sebelumnya, Ben mengungkap bahwa rata-rata penyaluran pinjaman KoinWorks sebelum pandemi mencapai Rp350 miliar per bulan, sementara ketika pandemi hanya Rp200-300 miliar per bulan.

Ben menjelaskan bahwa bukan hanya dari lini bisnis peer-to-peer (P2P) lending, pemulihan pandemi juga diharapkan membawa dampak positif buat produk-produk lain KoinWorks.

Sekadar informasi, KoinWorks memiliki produk investasi emas bertajuk KoinGold hasil kerja sama dengan IndoGold, produk investasi surat utang negara bernama KoinBond, serta KoinGaji untuk pinjaman payroll buat karyawan yang perusahaannya bekerja sama dengan KoinWorks.

"Karena KoinWorks juga memiliki lisensi sebagai fintech aggregator, yang memungkinkan kami memberikan banyak layanan jasa finansial buat para pengguna, baik pemodal maupun peminjam, lewat kerja sama dengan rekan-rekan sesama lembaga jasa keuangan. Kita berencana meluncurkan produk baru dalam waktu dekat," tambahnya.

Menurutnya, menambah fitur lewat kerja sama bukan hanya mampu memberikan potensi keuntungan buat suatu platform P2P. Namun, juga demi memberikan dampak nyata dan nilai tambah mendongkrak ease of doing business bagi para pengguna eksisting.

Platform biasanya mengincar borrower UMKM bisa bertahan lama berada dalam ekosistem, karena tidak hanya memanfaatkan layanan di luar pinjam-meminjam. Beberapa contoh yang bisa turut diusung platform P2P, antara lain layanan pembukuan arus kas digital, perpajakan, short term investment, atau ikut memasarkan produk asuransi buat UMKM.

Terkini, pengguna KoinWorks mencakup lender dan borrower per Februari 2021 telah mencapai lebih dari 657.156 user, total asset under management Rp664,86 miliar, sementara lini bisnis penyaluran pinjaman mencapai Rp3,82 triliun sejak berdiri, dan pembiayaan tak lancar di atas 90 hari ditekan di 1,36 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembiayaan kredit Koinworks
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top