Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekonomi Membaik, BRI Optimistis Pencadangan Kredit Bermasalah Tak Sebesar 2020

Corporate Secretary Bank BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan hingga akhir kuartal I 2021, BRI telah menyiapkan pencadangan untuk kredit bermasalah di kisaran 250,60 persen.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 07 Juni 2021  |  05:55 WIB
Gedung BRI - bri.co.id
Gedung BRI - bri.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) optimistis penambahan pencadangan untuk aset bermasalah pada tahun 2021 tidak akan setinggi tahun 2020.

Corporate Secretary Bank BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan hingga akhir kuartal I 2021, BRI telah menyiapkan pencadangan untuk kredit bermasalah (NPL Coverage) di kisaran 250,60 persen.

"Pencadangan yang ditetapkan BRI dialokasikan dengan komposisi terbaik, di mana hingga akhir tahun kami proyeksikan pencadangan ini tidak akan setinggi tahun 2020 lalu dengan asumsi kondisi ekonomi yang kian membaik," ujar Aestika ketika dihubungi Bisnis, akhir pekan lalu. 

Aestika menambahkan, sesuai dengan survei BRI Micro & SME Index, BRI optimistis bahwa kedepan kondisi ekonomi akan berangsur membaik.

"Hal tersebut disebabkan oleh faktor normalisasi kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat, serta program vaksinasi yang tengah gencar dilakukan oleh pemerintah," sebutnya.

Sebelumnya BRI berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp6,86 triliun pada periode kuartal pertama tahun ini. Capaian ini sedikit lebih rendah dari perolehan laba di periode yang sama sebelumnya sebesar Rp8,16 triliun.

Meski demikian, di tengah kondisi ekonomi nasional yang tengah berjuang untuk pulih, BRI berhasil mempertahankan kinerja positif.

Kredit mikro BRI tercatat tumbuh 12,43 persen sehingga secara konsolidasian BRI berhasil mencetak laba senilai Rp6,86 triliun pada akhir kuartal I 2021.

Adapun, hingga akhir Maret 2021 penyaluran kredit BRI tercatat sebesar Rp914,19 triliun. Penopang utama pertumbuhan kredit BRI yakni kredit mikro sebesar Rp 360,03 triliun atau tumbuh 12,43 persen secara year on year (yoy) dan kredit konsumer yang tumbuh 1,62 persen yoy menjadi Rp145,06 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kredit bri kredit bermasalah
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top