Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PNM Kejar Target, Penyaluran Nyaris Rp30 Triliun

Total penyaluran pembiayaan masih dalam jalur dan telah mencapai Rp29,8 triliun untuk program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM).
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 06 September 2021  |  02:49 WIB
PNM Kejar Target, Penyaluran Nyaris Rp30 Triliun
Menteri BUMN Erick Thohir menyapa nasabah PNM Mekaar - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan pembiayaan mikro pelat merah PT Permodalan Nasional Madani (Persero) terus mengejar target penyaluran di semua lini bisnisnya hingga mencapai Rp38 triliun.

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengungkap bahwa terkini total penyaluran pembiayaan masih dalam jalur dan telah mencapai Rp29,8 triliun untuk program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM).

"Penyaluran Mekaar dan ULaMM masing-masing Rp27,8 triliun dan Rp1,96 triliun. Totalnya naik 137,4 persen [year-on-year/yoy] secara tahunan. Terutama ditopang Mekaar yang naik 144 persen [yoy]," ujarnya kepada Bisnis, Minggu (5/9/2021).

Adapun, outstanding total mencapai Rp29,25 triliun atau naik 72,2 persen (yoy), terdiri dari ULaMM Rp7,35 triliun dan Mekaar Rp21,89 triliun. Namun, non performing loan (NPL) gross lebih baik dari sebelumnya di 1,38 persen pada era pandemi ke 0,71 persen.

Arief mengungkap bahwa pertumbuhan penyaluran ini terbesar ditopang oleh bertambahnya nasabah, sesuai amanat pemerintah agar PNM lebih banyak lagi membantu pelaku usaha mikro di pedesaan, terutama wanita dan mereka yang punya visi untuk naik kelas.

Nasabah program Mekaar untuk 'emak-emak' pengusaha mikro telah mencapai 10,2 juta atau naik 55 persen, sementara program ULaMM yang menargetkan nasabah mikro yang telah naik kelas dan plafon pinjamannya naik telah mencapai 145.502 entitas atau naik dua kali lipat dari tahun lalu.

Sekadar informasi, capaian ini membuat calon anggota holding Ultra Mikro bersama Bank BRI dan Pegadaian ini menjadi penyalur pembiayaan berbasis kelompok terbesar di dunia, melampaui Grameen Bank di Bangladesh yang sebelumnya menjadi microfinance dengan jumlah nasabah terbesar di dunia.

Pada periode 2021, PNM menargetkan penyaluran di semua lini bisnisnya mencapai Rp38 triliun dengan catatan ditopang nasabah ekosistem Mekaar bertahan di atas 10 juta dan nasabah yang usahanya naik kelas mencapai 650.000 entitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bri pnm permodalan nasional madani kredit mikro
Editor : M. Nurhadi Pratomo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top