Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mau Rights Issue, Bank Aladin (BANK) Audit Lapkeu Juni 2021

Bank Aladin (BANK) berencana melakukan penambahan modal dengan memberikan HMETD sebanyak-banyaknya 2 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per lembar saham.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 27 September 2021  |  13:01 WIB
Mau Rights Issue, Bank Aladin (BANK) Audit Lapkeu Juni 2021
Logo Bank Aladin - aladinbank.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Aladin Syariah Tbk. (BANK) akan melakukan audit laporan keuangan untuk periode Juni 2021.

Hal tersebut disampaikan dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (24/9/2021).

"Rencana penyampaian laporan keuangan audit Juni 2021 dalam rangka pelaksanaan aksi korporasi yang akan dilakukan PT Bank Aladin Syariah Tbk.," demikian informasi yang dikutip pada Senin (27/9/2021).

Adapun, laporan keuangan interim yang tidak diaudit telah disampaikan perseroan pada 30 Juli 2021. Perseroan juga menyatakan tidak ada dampak yang ditimbulkan atas disampaikannya informasi fakta material ini terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha emiten atau perusahaan publik.

Sebagai informasi, Bank Aladin berencana melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Rencana tersebut telah mendapatkan restu RUPSLB pada Jumat (28/5/2021). Bank Aladin berencana melakukan penambahan modal dengan memberikan HMETD sebanyak-banyaknya 2 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per lembar saham.

Adapun harga pelaksanaan final atas HMETD dan jumlah final atas saham baru yang akan diterbitkan akan diungkapkan dalam prospektus yang diterbitkan dalam rangka penambahan modal, yang akan disediakan kepada pemegang saham yang berhak pada waktunya, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Setelah mendapat persetujuan RUPSLB, perseroan akan mengajukan pernyataan pendaftaran dalam rangka penambahan modal dengan memberikan HMETD kepada OJK.

Selanjutnya, penambahan modal dengan memberikan HMETD akan dilaksanakan setelah pernyataan pendaftaran tersebut dinyatakan efektif oleh OJK. "Merujuk Pasal 8 ayat 3 POJK 32/2015, jangka waktu antara tanggal persetujuan RUPSLB sampai dengan efektifnya pernyataan pendaftaran tidak lebih dari 12 bulan," tulis direksi perseroan dalam keterbukaan.

Bank Aladin berencana menggunakan dana yang diterimanya dari rights issue tersebut untuk memperkuat struktur permodalan.

Dengan begitu perseroan dapat menambah kemampuan untuk meningkatkan dan mengembangkan kegiatan usaha dan daya saing untuk mendukung mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah laporan keuangan rights issue Bank Digital bank aladin syariah
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top