Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Obligasi Bank Panin (PNBN) Jatuh Tempo Hari Ini, Nilainya Rp2,12 Triliun

Bank Panin memiliki Obligasi berkelanjutan II Bank Panin Tahap II tahun 2016 dengan jumlah pokok Rp2,12 triliun yang jatuh tempo pada hari ini.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 27 Oktober 2021  |  10:13 WIB
Bank Panin - panin.co.id
Bank Panin - panin.co.id
Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Pan Indonesia Tbk. (PNBN) memiliki obligasi jatuh tempo pada hari ini, Rabu (27/10/2021). 
Berdasarkan keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (26/10/2021), Bank Panin memiliki Obligasi berkelanjutan II Bank Panin Tahap II tahun 2016 dengan jumlah pokok Rp2,12 triliun yang jatuh tempo pada hari ini.
Sebelumnya jumlah pokok obligasi yang ditawarkan adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp2,12 triliun dengan tingkat bunga 8,75 persen per tahun. 
Jangka waktu Obligasi adalah lima tahun sejak tanggal penerbitan yaitu tanggal 27 Oktober 2016. Pembayaran bunga Obligasi dibayar setiap 3 bulan dengan perhitungan 30/360 Hari, sesuai tanggal pembayaran bunga obligasi. 
"Pembayaran bunga obligasi pertama kali dilakukan pada tanggal 27 Januari 2017, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi adalah pada tanggal 27 Oktober 2021," tulis perseroan dalam prospektus. 
Sebelumnya, Direktur Utama Bank Panin Herwidayatmo mengatakan sudah menyiapkan dana untuk membayar tuntas pokok obligasi beserta bunganya.
"Dana dimaksud pada saat ini ditempatkan pada Reverse Repo Surat Berharga," ujar Herwidayatmo dalam keterbukaan BEI. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank panin obligasi jatuh tempo
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top