Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Syariah Indonesia (BSI) Catat Outstanding Pembiayaan Gadai Emas Rp3,6 Triliun

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. terus mengakselerasi kinerja pembiayaan, termasuk mendorong pertumbuhan pembiayaan gadai emas dan cicil emas.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 16 Desember 2021  |  13:42 WIB
Karyawati Bank Syariah Indonesia melayani nasabah di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawati Bank Syariah Indonesia melayani nasabah di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. terus mengakselerasi kinerja pembiayaan, termasuk mendorong pertumbuhan pembiayaan gadai emas dan cicil emas sebagai salah satu produk unggulan perseroan.

Upaya mendorong pertumbuhan pembiayaan gadai emas dan cicil emas di antaranya melalui program grebek pasar di 23 titik pasar di wilayah Jakarta yang dikelola oleh PD Pasar Jaya.

Direktur Retail Banking BSI, Kokok Alun Akbar mengatakan pada tahun ini, BSI menargetkan net growth pembiayaan gadai emas dan cicil emas sebesar Rp788 miliar. Adapun sampai dengan September 2021, outstanding pembiayaan Gadai Emas BSI mencapai Rp3,6 triliun dan Cicil Emas mencapai Rp824 miliar.

Dia menyampaikan tujuan grebek pasar ini dalam rangka memperluas informasi dan awareness tentang produk gadai emas dan cicil emas Bank Syariah Indonesia serta menjaring calon nasabah baru gadai emas dan cicil emas.

“Melalui Grebek Pasar, kami berharap dapat menjangkau dan mengedukasi masyarakat tentang layanan gadai emas dan cicil emas dengan prinsip syariah. Investasi emas merupakan salah satu investasi yang diminati oleh masyarakat,” ujar Kokok Alun Akbar melalui siaran pers, Kamis (16/12/2021). 

Oleh karena itu, BSI ke depannya akan melaksanakan program grebek pasar secara nasional. Menurut Kokok Alun, program ini menyasar lokasi pasar tradisional yang dikelola oleh pemerintah daerah setempat dan program pembukaan booth di pusat perbelanjaan (mall) untuk menyasar konsumen level menengah.

Program ini menargetkan konsumen di area terbuka melalui media promosi luar ruang yaitu pengunjung pasar seperti kaum ibu dan juga para pemilik lapak di pasar tradisional. Pemilihan pasar tradisional yang dikelola oleh Pemprov DKI sendiri didasari oleh target customer gadai emas dan cicil emas Bank Syariah Indonesia yang ada di dalam ekosistem pasar tersebut.

Secara rinci, grebek pasar BSI yang bekerja sama dengan PD Pasar Jaya ini dilaksanakan di 23 pasar di Jakarta, di antaranya Pasar Tanah Abang Blok B, Pasar Tanah Abang Blok F, Pasar Lontar/ Kebon Jati, dan Pasar Tebet Barat. Selain itu, Pasar Minggu, Pasar Rumput, Pasar Pondok Labu, Pasar Cipete Selatan, Pasar Kebayoran Lama, Pasar Mayestik,Pasar Cipete, Pasar Mede, Pasar Waru, dan Pasar Sunter Podomoro. Ditambah juga Pasar Muara Angke, Pasar Cipulir, Pasar Kedoya, Pasar Palmerah, Pasar Pramuka, Pasar Klender SS, Pasar Jatinegara, Pasar Ciracas, Pasar Cibubur.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gadai emas pembiayaan syariah Bank Syariah Indonesia
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top