Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penawaran Tender Sukarela BFI Finance (BFIN) Masih Tunggu Pernyataan Efektif OJK

Rencana penawaran tender sukarela oleh Trinugraha Capital & Co SCA (TC) saat ini masih dalam proses memperoleh pernyataan efektif dari OJK, meleset dari jadwal yang ditargetkan sebelumnya yakni 18 Februari 2022.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 20 Februari 2022  |  15:15 WIB
Karyawati memberikan penjelasan kepada nasabah di kantor BFI Finance di Jakarta. - JIBI/Endang Muchtar
Karyawati memberikan penjelasan kepada nasabah di kantor BFI Finance di Jakarta. - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA -- Rencana penawaran tender sukarela saham PT BFI Finance Indonesia Tbk. (BFIN) oleh pemegang saham pengendali perseroan, yakni Trinugraha Capital & Co SCA (TC), belum mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hal itu disampaikan oleh manajemen BFI Finance melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Jumat (18/2/2022).

"Rencana penawaran tender sukarela TC tersebut saat ini masih dalam proses memperoleh pernyataan efektif dari OJK," ujar Direktur BFI Finance Sudjono dalam pengumumannya, dikutip Minggu (20/2/2022).

Proses mendapatkan pernyataan efektif tersebut meleset dari jadwal semula. Berdasarkan jadwal tender sukarela saham BFIN oleh TC, pernyataan efektif oleh OJK dijadwalkan pada 18 Februari 2022.

Selanjutnya, tanggal pernyataan penawaran tender sukarela pada 21 Februari 2022. Berikutnya, periode penawaran tender sukarela dijadwalkan pada 22 Februari - 23 Maret 2022 dan perkiraan tanggal pembayaran pada 4 April 2022.

Manajemen BFI Finance menyampaikan, TC berencana untuk menambah kepemilikian saham yang dimiliki saat ini sebesar 42,81 persen dengan membeli saham perseroan yang tersedia di pasar modal dengan jumlah sebanyak-banyaknya sebesar 57,12 persen.

Mengacu prospektus di harian Bisnis Indonesia, Kamis (20/1/2022), TC menyatakan akan melakukan penawaran tender sukarela sebanyak 9.131.865.960 (dibulatkan 9,13 miliar). Dengan harga penawaran senilai Rp1.200 persen per saham, nilai tender sukarela seluruhnya bisa mencapai kisaran Rp10,96 triliun.

Setelah tender sukarela, dengan asumsi seluruh pemegang saham melakukan tender atas sahamnya, TC akan memegang 100 persen saham BFIN. Namun, TC berkomitmen BFIN dapat memenuhi ketentuan free float, yakni minimal 7,5 persen saham dimiliki publik.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bfi finance OJK tender offer aksi emiten
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top