Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank BJB (BJBR) Gelar RUPST 30 Maret, Nominal Dividen Bakal Naik?

RUPS Tahunan Bank BJB (BJBR) pada 30 Maret 2022 akan membahas pembagian dividen dari laba bersih tahun buku 2021.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 23 Maret 2022  |  21:15 WIB
Ilustrasi PT Bank Jabar Banten Tbk - Bisnis.com
Ilustrasi PT Bank Jabar Banten Tbk - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (BJBR) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST pada 30 Maret 2022. Salah satu agenda yang akan dibahas adalah pembagian dividen tahun buku 2021.

Jika melihat ke belakang, Bank BJB merupakan salah satu bank daerah yang rajin membagikan dividen. Mengacu arsip Bloomberg, dalam 11 tahun terakhir, BJBR rutin menetapkan ex-dividen pada periode Maret-April dan melakukan pembayaran di Maret-Mei.

Selain itu, BJBR acap kali menebar rasio dividen yang relatif besar. Dalam tiga periode terakhir, bank ini selalu membagikan 55 persen sampai dengan 60 persen laba bersih perseroan sebagai dividen untuk para pemegang saham.

Dalam paparan publik yang digelar pada Selasa (22/3/2022), Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi belum bisa mengungkapkan besaran rasio dividen yang akan dibagikan. Namun, dia memastikan bahwa jumlah dividen tersebut akan lebih tinggi dari periode sebelumnya.

“Hanya saja yang bisa kami sampaikan saat ini, dari sisi nominal dividen ini akan lebih tinggi dari tahun sebelumnya,” kata Yuddy.

Pembagian dividen Bank BJB yang diklaim bakal lebih tinggi dari tahun sebelumnya ini berpotensi kuat terjadi. Mengingat, perseroan menutup tahun 2021 dengan raihan laba sebesar Rp2,01 triliun, naik 19,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Peningkatan laba itu didorong oleh tumbuhnya pendapatan bunga bersih perseroan yang mencapai 21,59 persen. Kenaikan ini utamanya dipacu oleh pertumbuhan kredit. Per akhir Desember 2021, BJBR telah menyalurkan kredit Rp102,23 triliun, tumbuh 7,37 persen yoy.

Pendapatan operasional juga naik, salah satunya ditopang tren kenaikan dana pihak ketiga (DPK). Hingga Desember 2021, DPK BJBR naik 14,26 persen yoy ke level Rp121,64 triliun.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank bjb dividen bjbr
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top