Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BTPN Syariah Raup Laba Rp411 Miliar, Tumbuh 9,6 Persen Kuartal I/2022

PT Bank BTPN Syariah Tbk. (BTPS) mencetak total laba bersih tahun berjalan senilai Rp411 miliar pada kuartal I/2022.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 26 April 2022  |  08:19 WIB
Pejalan kaki berjalan melewati logo PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk atau BTPN Syariah di Jakarta, Senin (13/1/2020). Bisnis - Dedi Gunawan\n
Pejalan kaki berjalan melewati logo PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk atau BTPN Syariah di Jakarta, Senin (13/1/2020). Bisnis - Dedi Gunawan\\n

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank BTPN Syariah Tbk. (BTPS) mencatatkan total laba bersih tahun berjalan senilai Rp411 miliar pada kuartal I/2022, tumbuh 9,6 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp375 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di Bisnis Indonesia, pertumbuhan laba tersebut salah satunya didorong oleh pendapatan setelah distribusi bagi hasil yang tumbuh sebesar 17 persen year on year/yoy menjadi Rp1,17 triliun. Adapun Pendapatan setelah distribusi bagi hasil pada kuartal I/2021 senilai Rp1 triliun.

Dari sisi aset, BTPN Syariah mencatatkan pertumbuhan sebesar 3,43 persen yoy menjadi Rp19,18 triliun pada 3 bulan pertama 2022. Piutang murabahah BTPN Syariah tercatat sebesar Rp10,62 triliun, tumbuh 1,86 persen yoy. Sementara itu surat berharga yang dimiliki tercatat sebesar Rp6,75 triliun, naik sebesar 13,01 persen yoy.

Dana simpanan wadiah yang dibukukan BTPN Syariah tercatat sebesar Rp2,07 triliun, tumbuh tipis 0,19 persen yoy. Adapun investasi non profit sharing tercatat sebesar Rp8,97 triliun, tumbuh 0,72 persen yoy.

Rasio kewajiban penyediaan modal minimum BTPN Syariah tercatat sebesar 53,01 persen, tumbuh 2.31 bps dibandingkan dengan kuartal I/2021 yang sebesar 50,70 persen.

Sebelumnya, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BTPN Syariah menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp61,75 per lembar saham, atau setara dengan Rp475,6 miliar. Pembagian dividen ini tidak terlepas dari kinerja positif yang diraih Bank BTPN Syariah sepanjang 2021.

Rapat juga menyetujui laba ditahan sebesar Rp969,4 miliar untuk mendukung usaha perseroan ke depan.

“Pertumbuhan pembiayaan bank dengan kualitas yang sehat dan terjaga adalah bukti dukungan kuat dari seluruh stakeholders yang telah turut terlibat bersama menjadi bagian dari BTPN Syariah, berkomitmen dalam memberdayakan keluarga prasejahtera produktif yang terus fokus kami lakukan,” tutur Direktur BTPN Syariah Arief Ismail.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja bank laba bank BTPN Syariah
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top