Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tahun Ini Danamon (BDMN) Incar Sektor Pengolahan, Perdagangan, dan Perantara Keuangan

Bank Danamon (BDMN) memastikan target penyaluran kredit tahun ini tidak berubah dari rencana awal, meskipun ketidakpastian ekonomi meningkat.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 01 Mei 2022  |  13:53 WIB
Nasabah beraktivitas di salah satu cabang Bank Danamon di Jakarta, Selasa (22/2/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Nasabah beraktivitas di salah satu cabang Bank Danamon di Jakarta, Selasa (22/2/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) tetap mempertahankan target penyaluran kredit pada tahun ini di tengah melandainya proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 4,7-5,5 persen menjadi 4,5-5,3 persen pada tahun ini. 

Chief Strategy Officer Bank Danamon Indonesia Reza Iskandar Sardjono mengatakan dengan terus mengedepankan prinsip kehati-hatian dan inovasi yang berkelanjutan, Danamon akan terus membidik sektor-sektor utama yang ada dalam portfolio perseroan seperti industri pengolahan, perdagangan dan perantara keuangan. 

Bank Danamon juga memastikan target penyaluran kredit tidak berubah dari rencana awal, seiring dengan semakin membaiknya kondisi perekonomian yang ditandai dengan mulai meningkatnya permintaan kredit. Reza tidak menyebutkan target penyaluran kredit perusahaan pada tahun ini. 

“Target penyaluran kredit hingga akhir 2022 masih sejalan dengan rencana awal,” kata Reza kepada Bisnis, Minggu (1/5). 

Sekadar informasi, pada kuartal I/2022 Bank Danamon telah menyalurkan kredit sebesar Rp98,92 triliun, turun 0,81 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp99,73 triliun. 

Bank Danamon memperkirakan  pertumbuhan kredit industri perbankan berada di rentang angka 6 persen – 8 persen pada 2022, sementara dana pihak ketiga (DPK) diproyeksikan meningkat sebesar 7 persen hingga 9 persen.

Proyeksi tersebut sejalan dengan proyeksi Bank Indonesia (BI). Sedangkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mematok target pertumbuhan sebesar 7,5 persen pada 2022.

Reza mengatakan untuk mencapai target pertumbuhan kredit tersebut Bank Danamon memperluas inisiatif kolaborasi dengan memanfaatkan ekosistem nasabah yang dimiliki secara kolektif oleh Danamon, Adira Finance dan MUFG. 

Bank akan memaksimalkan peran jaringan yang luas dan solusi keuangan unggulan untuk memenuhi kebutuhan nasabah di berbagai segmen, termasuk Korporasi, SME dan Ritel.

“Kami juga mengakselerasi dan memperluas adopsi digitalisasi perbankan,” kata Reza. 

Dengan pendekatan portofolio yang berimbang dan bisnis promosi yang bersifat institusional, lanjutnya, prioritas Bank Danamon adalah terus mengembangkan solusi keuangan yang tepat dan memberikan manfaat maksimal bagi segmen nasabah, termasuk Financial Supply Chain, Program Payroll, Ekosistem kendaraan bermotor dan real estate.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kredit bank danamon
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top