Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mengintip Gaji Hingga Tunjangan Direksi 10 Bank Terbesar di Indonesia

10 Bank dengan aset terbesar di Indonesia memberikan pendapatan yang beragam kepada jajaran direksinya.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 16 Mei 2022  |  14:10 WIB
Karyawati Bank Syariah Indonesia melayani nasabah di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawati Bank Syariah Indonesia melayani nasabah di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Sebanyak 10 bank terbesar di Indonesia tercatat telah melaporkan kinerja keuangan periode 2021. Dari total tersebut, berdasarkan tabulasi yang Bisnis lakukan pada Senin (16/5/2022), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menjadi jawara bank dengan aset terbesar di Tanah Air. Aset yang dimiliki emiten dengan kode saham BMRI itu secara konsolidasi mencapai Rp1.726 triliun hingga akhir 2021.


Lantas, bagaimana dengan gaji yang diterima para direksi bank pada 2021? 

Berikut daftar gaji direksi bank peringkat ke–10 hingga aset tertinggi berdasarkan kinerja 2021:

Bank Pan Indonesia (PNBN)

Direksi Bank Panin menerima gaji dan tunjangan senilai Rp40,69 miliar pada 2021. Emiten bersandi saham PNBN ini memiliki 10 direksi, jika dipukul rata, setiap direksi Bank Panin mendapatkan gaji sebesar Rp4,06 miliar per tahun atau Rp339,14 juta setiap bulan pada 2021.


Bank OCBC NISP (NISP)

Di posisi kesembilan aset bank tertinggi, ada Bank OCBC NISP yang menggelontorkan dana senilai Rp109,86 miliar untuk gaji para direksi pada 2021. Dengan 10 direksi yang dimiliki OCBC NISP, maka setiap direksi menerima gaji sebesar Rp10,98 miliar per tahun atau Rp915,55 juta di setiap bulan.


Bank Permata (BNLI)

Pada 2021, Bank Permata memberikan gaji senilai Rp81,67 miliar kepada jajaran direksinya. Sama seperti BSI, di tahun 2021, Bank Permata memiliki 10 direksi.

Dengan jumlah tersebut, maka setiap direksi Bank Permata menerima gaji senilai Rp8,16 miliar per tahun atau Rp680,61 juta per bulan. Adapun gaji yang diterima sudah termasuk bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan fasilitas lainnya dalam bentuk non natura. 


Bank Syariah Indonesia (BRIS)

Bank hasil merger tiga anak usaha BUMN ini memiliki 10 direksi pada 2021. Dalam laporannya, BSI membagikan gaji atau honorarium saja (belum termasuk tunjangan dan tantiem) kepada 10 direksi senilai Rp25,71 miliar pada 2021. Artinya, setiap direksi menerima gaji sebesar Rp2,57 miliar per tahun atau Rp214,27 juta setiap bulan.


Bank CIMB Niaga (BNGA)

Kemudian, emiten bersandi BNGA memiliki 11 direksi dengan total gaji senilai Rp80,29 miliar pada 2021. Perlu digaris bawahi, gaji yang diterima direksi CIMB Niaga pada 2021 sudah termasuk tunjangan rutin, tantiem, dan fasilitas lain dalam bentuk non-natura.

Dengan nominal ini maka  setiap direksi CIMB Niaga menerima gaji Rp7,29 miliar per tahun atau Rp608,3 juta setiap bulannya.


Bank Tabungan Negara (BBTN)

Untuk bank pelat merah lainnya, yakni BTN membagikan gaji dan tunjangan (belum termasuk bonus) sebesar Rp101,02 miliar untuk 12 direksi. Artinya secara prorata setiap direksi BTN menerima gaji senilai Rp8,42 miliar per tahun atau Rp701,54 juta per bulan. Adapun, bonus yang diberikan senilai Rp85,47 miliar pada 2021 untuk 12 direksi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG bmri bbri rekomendasi saham bbni bbca aset bank
Editor : Anggara Pernando

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top