Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Balas Dendam! Bank Jago (ARTO) Pimpin Penguatan Saham Bank Digital

Saham bank digital mulai merangkak menuju zona hijau, setelah selama sepekan terakhir berada jalur negatif. Kenaikan tertinggi diperlihatkan PT Bank Jago Tbk. (ARTO) pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (19/5/2022).
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 19 Mei 2022  |  17:16 WIB
Nasabah berada di kantor cabang Bank Jago, Jakarta, Rabu (22/12/2021). Bisnis - Abdurachman
Nasabah berada di kantor cabang Bank Jago, Jakarta, Rabu (22/12/2021). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – Deretan saham bank digital mulai merangkak menuju zona hijau, setelah selama sepekan terakhir berada di jalur negatif. Kenaikan tertinggi diperlihatkan PT Bank Jago Tbk. pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (19/5/2022). Bahkan bank berkode saham ARTO itu menyentuh auto batas atas (ARA).

Berdasarkan data RTI, saham emiten bank dengan kode saham ARTO ini melesat 19,79 persen menuju level Rp8.475 per lembar. Total volume saham yang diperdagangkan sebanyak 129,6 juta dengan nilai turnover Rp1 triliun.

Selama lebih dari sepekan atau tepatnya usai libur panjang perayaan Idulfitri 2022, saham bank besutan Jerry Ng ini betah parkir di zona merah dengan rata-rata penurunan di atas 6 persen. ARTO juga sempat menghuni jajaran top losers pada periode perdagangan 9 – 13 Mei 2022.

Dalam sebulan terakhir, saham ARTO tercatat mengalami penurunan sebesar 35,06 persen. Sementara itu, penurunan lebih dalam terjadi sepanjang tahun berjalan atau year-to-date (ytd), yakni terkoreksi 47,03 persen.

Meski demikian, berdasarkan konsensus analis Bloomberg hingga penutupan perdagangan Selasa (17/5/2022), level konsensus saham Bank Jago terpantau kembali naik menjadi 4,00 dari 5.

Dari 22 analis yang mengawasi saham emiten bank digital tersebut, sebanyak 14 analis (63,6 persen) menyematkan rating buy atau overweight. Sedangkan sisanya yakni 5 (22,7 persen) dan 3 (13,6 persen) memberikan rating hold dan sell.

Samuel Sekuritas misal, termasuk sebagai salah satu yang telah melakukan pembaruan rating. Dalam riset terbarunya telah mengubah rekomendasi untuk ARTO menjadi buy atau beli (inisiasi) dengan target Rp10.100 per saham.

“Kami melihat saham ARTO masih menjanjikan mengingat potensi manfaat jangka panjang dari bank digital dalam mengatasi kurangnya akses ke layanan perbankan atau sejenisnya bagi 51 persen masyarakat Indonesia,” papar analis Samuel Sekuritas Paula Ruth.

Selain Bank Jago, saham bank digital lain yang mengami peningkatan adalah PT Bank Aladin Syariah Tbk. (BANK), PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB), dan PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI).

Pada penutupan perdagangan hari ini, saham BANK masuk ke zona hijau dengan peningkatan sebesar 11,80 persen menuju posisi Rp1.895 per lembar. Adapun, saham BBYB parkir di zona hijau dengan kenaikan harga saham sebesar 6,27 persen ke level Rp1.355. Selanjutnya, BBHI menyusul dengan kenaikan harga saham sebesar 1,72 persen ke posisi Rp5.025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank jago Bank Digital bank aladin syariah Allo Bank
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top