Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BSI (BRIS) Guyur Pembiayaan Rp599 Miliar ke UMKM Jogja per Mei 2022

Bank Syariah Indonesia (BRIS) melaporkan telah mengucurkan pembiayaan untuk segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Provinsi Yogyakarta senilai Rp599,58 miliar per Mei 2022.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 10 Juni 2022  |  09:44 WIB
BSI (BRIS) Guyur Pembiayaan Rp599 Miliar ke UMKM Jogja per Mei 2022
Karyawati Bank Syariah Indonesia melayani nasabah UMKM di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI (BRIS) tercatat telah mengucurkan pembiayaan untuk segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Provinsi Yogyakarta senilai Rp599,58 miliar sepanjang Mei 2022.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan jumlah tersebut mengalami peningkatan sekitar 23,76 persen sejak Desember 2021. Di sisi lain, realisasi itu menjadi penanda keseriusan BSI dalam mendorong kemajuan UMKM.

“Karena memang salah satu tujuan kami adalah memperkuat ketahanan ekonomi syariah tak terkecuali dengan mendorong pertumbuhan segmen UMKM sebagai salah satu tulang punggung ekonomi nasional,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (9/6/2022).

Sementara itu, emiten bank berkode saham BRIS ini telah menyalurkan pembiayaan untuk segmen UMKM sebesar Rp40,8 triliun secara nasional, diiringi kualitas pembiayaan yang baik. Jumlah ini berkontribusi sekitar 23,05 persen dari total portofolio pembiayaan BSI.

BSI juga baru saja meluncurkan UMKM Center di Yogyakarta guna mendorong geliat usaha mikro. UMKM Center di Yogyakarta merupakan fasilitas kedua yang dibangun oleh BSI, setelah sebelumnya perseroan meresmikan UMKM Center di Aceh pada akhir Desember 2021.

Hery menuturkan saat ini BSI Yogyakarta mempunyai jaringan sebanyak 111 cabang dengan 1,5 juta nasabah, serta total kelolaan aset senilai Rp7,7 triliun. Jumlah ini terdiri dari dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp5,5 triliun dan pembiayaan yang disalurkan Rp2,2 triliun.

Dia juga menyampaikan bahwa kehadiran UMKM Center di Yogyakarta merupakan bagian dari upaya BSI meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pelaku usaha di segmen tersebut. Dengan demikian, terbentuk ekosistem UMKM Indonesia yang unggul dan berkualitas.

Visi besar BSI untuk mendukung pengembangan pelaku UMKM beralasan kuat. Hery menjabarkan bahwa UMKM menjadi tulang punggung pemulihan ekonomi Indonesia yang terdampak krisis akibat pandemi Covid-19.

Mengacu data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta dan memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61,07 persen atau senilai Rp8.573,89 triliun.

Tak cuma itu, sektor UMKM juga mampu menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada, serta menghimpun hingga 60,42 persen dari total investasi di Indonesia.

“Bayangkan jumlah UMKM yang ada di seluruh Yogyakarta, digabung dengan potensi bantuan pengembangan dari BSI dan impaknya untuk kemaslahatan masyarakat Yogyakarta,” kata Hery.

Adapun, BSI UMKM Center di Yogyakarta berlokasi di jalan Jalan Doktor Sutomo No. 8 Baciro, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembiayaan bank syariah umkm
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top