Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Era Bank Digital, Bos BCA (BBCA) Bocorkan Strategi Menangkan Pasar

BCA akan mempertahankan gaya pemasaran konvensional untuk memenangkan pasar bisnis perbankan.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 03 Agustus 2022  |  13:37 WIB
Era Bank Digital, Bos BCA (BBCA) Bocorkan Strategi Menangkan Pasar
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja memberikan keterangan saat Paparan Kinerja Keuangan BCA Semester I 2022 di Jakarta, Rabu (27/7 - 2022). Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) mengungkapkan bahwa strategi pemasaran perbankan saat ini masih perlu mempertahankan gaya konvensional di tengah tren digitalisasi yang terjadi.

Menurut Jahja, marketing gaya lama harus dipertahankan oleh perbankan konvensional guna melayani nasabah senior. Hal itu perlu dilakukan agar kebutuhan semua nasabah dapat terlayani.

“Kita tidak bisa memaksakan seluruh nasabah harus melihat TikTok dan Instagram. Pasti ada [yang melihat] tetapi apakah bisa dipaksakan seluruh nasabah melihat itu?” ujar Jahja dalam salah satu webinar baru-baru ini.

Jahja mengakui dengan mempertahankan gaya pemasaran itu, ada inefisiensi atau pemborosan yang mesti dihadapi perbankan. Namun, hal tersebut menjadi salah satu cara bank untuk memastikan bahwa layanannya merangkul seluruh nasabah.

Oleh sebab itu, dia menyatakan strategi pemasaran perbankan baik secara digital maupun konvensional harus berjalan secara beriringan. “Kebutuhan nasabah menjadi prioritas dibandingkan kebutuhan perusahaan Anda,” tutur Jahja.

Di sisi lain, Jahja sempat menyampaikan bahwa layanan produk perbankan memerlukan pendekatan yang berbeda terhadap seluruh nasabahnya.

Menurutnya, tidak semua nasabah dapat menerima produk perbankan berbasis digital, terkecuali bank yang memang memiliki basis nasabah milenial. Namun, bagi bank dengan nasabah beragam usia, perusahaan harus berkeringat menyesuaikan layanannya.

Nasabah di perbankan, lanjut Jahja, biasanya memiliki rentang usia dari 18 tahun hingga 90 tahun. Berlandaskan kondisi tersebut, bank selayaknya terus adaptif menyesuaikan strategi guna melayani kebutuhan finansial para nasabahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca bbca Bank Digital
Editor : Anggara Pernando

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top