Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tunggu BI, CIMB Niaga (BNGA) Buka Peluang Naikkan Suku Bunga

Sejumlah ekonom memperkirakan BI akan menaikan suku bunga acuan pada awal kuartal IV/2022 atau sekitar bulan September-Oktober 2022.  
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 04 Agustus 2022  |  00:44 WIB
Tunggu BI, CIMB Niaga (BNGA) Buka Peluang Naikkan Suku Bunga
Nasabah bertransaksi menggunakan Super App OCTO milik PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) di Jakarta, Rabu (19/1/2022). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) membuka peluang untuk menaikkan suku bunga, seandainya Bank Indonesia memilih meninggikan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR). 

Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan sejumlah ekonom memperkirakan Bank Sentral akan menaikkan suku bunga acuan pada awal kuartal IV/2022 atau sekitar bulan September-Oktober 2022.  

Dia mengatakan ketika suku bunga acuan naik, perseroan juga akan menaikkan suku bunga sebagaimana yang dilakukan oleh perbankan lainnya. 

“Saya rasa biaya bunga sekarang the lowest ever. Dan apakah ada kenaikan biaya bunga? Mungkin saja tetapi kan CIMB Niaga juga tidak sendiri,” kata Lani di Jakarta, Rabu (3/8). 

Sekadar informasi, per Juli 2022 suku bunga dasar kredit (SBDK) korporasi CIMB Niaga berada di level 8 persen, SBDK ritel 8,75 persen, SBDK KPR 7,25 Persen, dan SBDK nonKPR 8,5 persen. 

Lani mengatakan hingga akhir tahun perusahaan akan terus memacu penyaluran kredit. Perseroan menargetkan hingga akhir 2022 kredit dapat tumbuh dikisaran 9 - 10 persen. 

Sementara itu posisi loan to deposit ratio/LDR  atau rasio total pinjaman bank terhadap total simpanan berada di level 85 persen hingga akhir tahun. Saat ini LDR CIMB Niaga masih berada di posisi 82 persen.

“Drivernya tetap dari konsumer,” kata Lani. 

Merujuk pada data presentasi korporasi CIMB Niaga, per Juni 2022 total kredit yang disalurkan CIMB Niaga mencapai Rp189,69 triliun, tumbuh 9,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. 

Segmen korporasi menjadi kontributor terbesar dalam porsi kredit CIMB Niaga dengan porsi mencapai 38 persen, segmen konsumer pada urutan kedua dengan 33,8 persen dan komersial urutan ketiga dengan 16,5 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cimb niaga perbankan Suku Bunga BI-7 Day Reverse Repo Rate
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top