Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) Salurkan Pembiayaan Rp6,8 Triliun per Oktober 2022

Presiden Direktur CIMB Niaga Auto Finance Ristiawan Suherman mengungkapkan bahwa semua segmen menyumbangkan pertumbuhan positif per Oktober 2022.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 06 November 2022  |  20:04 WIB
CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) Salurkan Pembiayaan Rp6,8 Triliun per Oktober 2022
Karyawan beraktivitas di kantor PT CIMB Niaga Auto Finance di Tangerang Selatan, Banten, Rabu (3/2/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) mencatatkan realisasi penyaluran pembiayaan sebesar Rp6,8 triliun sampai dengan Oktober 2022. Nilai itu tumbuh 62 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu senilai Rp4,2 triliun.

Presiden Direktur CIMB Niaga Auto Finance Ristiawan Suherman mengungkapkan bahwa semua segmen menyumbangkan pertumbuhan positif dalam hal penyaluran pembiayaan.

Secara terperinci, Ristiawan menyampaikan bahwa pembiayaan mobil baru menyumbangkan pertumbuhan yang paling dominan dibandingkan segmen lain. Pada segmen mobil baru, pembiayaan melesat 93 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) per Oktober 2022 atau dari Rp1,13 triliun menjadi Rp2,19 triliun.

Menyusul di belakangnya, yakni pembiayaan mobil bekas ikut terkerek 57 persen yoy dari semula Rp1,78 triliun menjadi Rp2,81 triliun pada periode yang sama. Sementara itu, pembiayaan dana tunai di CNAF juga terpantau tumbuh sebesar 47 persen yoy dari Rp1,22 triliun menjadi Rp1,80 triliun.

“Kami menargetkan realisasi kredit di angka Rp7,5 triliun di 2022 atau meningkat sebesar 32 persen yoy dibandingkan performa 2021 sebesar Rp5,6 triliun,” ungkap Ristiawan kepada Bisnis, Minggu (6/11/2022).

Di samping itu, Ristiawan menilai keputusan Bank Indonesia (BI) untuk memperpanjang kebijakan DP 0 persen bagi kredit kendaraan bermotor merupakan keputusan yang baik. Kebijakan ini  selain mendukung industri pembiayaan juga membantu pemerintah mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi dalam kondisi yang sangat menantang seperti saat ini.

“Untuk CIMB Niaga Finance, [kredit mobil DP 0 persen] masih kami tawarkan terhadap nasabah dengan profil risiko yang sangat rendah [risk based]. Menurut saya, program DP 0 persen masih efektif apabila diberikan terhadap nasabah yang terpilih yang mempunyai tingkat risiko yang rendah,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

CIMB Niaga Auto Finance bnga
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top