Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Asyik! QRIS Bakal Bisa Dipakai di Malaysia, Singapura, dan Filipina

Bank Indonesia menggandeng bank sentral Asean agar QRIS bisa dipakai di Malaysia, Singapura, dan Filipina.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 14 November 2022  |  15:26 WIB
Asyik! QRIS Bakal Bisa Dipakai di Malaysia, Singapura, dan Filipina
Ilustrasi sistem pembayaran QRIS - Freepik
Bagikan

Bisnis.com, BADUNG — Bank Indonesia (BI) telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman untuk menghubungkan sistem pembayaran dengan 4 bank sentral negara Asean lainnya, yaitu Bank Negara Malaysia (BNM), Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP), Monetary Authority of Singapore (MAS), dan Bank of Thailand (BOT).

Kerja sama antara 5 bank sentral Asean tersebut guna mewujudkan dan mendukung pembayaran lintas batas yang lebih cepat, murah, transparan, dan inklusif, di kawasan.

Asisten Gubernur dan Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filianingsih Hendarta menyampaikan bahwa kerja sama multilateral dengan keempat negara tersebut akan mendorong konektivitas sistem pembayaran secara lebih efisien.

Sebelumnya, BI telah melakukan kerja sama bilateral dengan BOT dalam bidang sistem pembayaran, yaitu menghubungkan QR Code di masing-masing negara. Dengan demikian, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebentar lagi bisa digunakan di 4 negara Asean. 

Filianingsih menjelaskan ada beberapa tahapan dalam mengimplementasikan QR Code antar negara, yaitu inisiasi, pengembangan, pengujian, uji coba langsung, dan implementasi.

“Thailand sudah implementasi, dengan Malaysia sedang uji coba, dengan Singapura sedang dalam proses pengembangan, lagi dibicarakan untuk mencari model bisnis yang paling tepat, sementara Filipina belum dimulai, masih dalam tahap pembicaraan,” katanya, Senin (14/11/2022).

Dia mengatakan integrasi sistem pembayaran digital tersebut akan mulai diimplementasikan pada 2023.

Sebelumnya, Gubernur Bank indonesia Perry Warjiyo menyampaikan kerja sama antara kelima negara Asean ini akan menjadi batu lompatan untuk membuka jalan bagi konektivitas pembayaran lintas batas yang lebih kuat dan maju.

“Kerja sama bilateral yang telah terjalin selama ini akan diperluas melalui kerja sama konektivitas pembayaran kawasan sebagai upaya untuk memperkuat integrasi ekonomi kawasan. Kolaborasi ini juga menjadi kunci untuk mempercepat pemulihan ekonomi,” katanya.

Perry mengharapkan negara lain dapat mengikuti inisiatif dan kepemimpinan BI dalam kerja sama ini dan menjadikannya sebagai rujukan untuk mengimplementasikan konektivitas pembayaran lintas batas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bank Indonesia asean QRIS
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top