Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

37 Bank Kurang Modal Inti Rp3 Triliun, OJK Update Realisasi Terbaru

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan hampir seluruh bank umum telah memenuhi ketetapan modal inti minimal Rp3 triliun.
Alifian Asmaaysi
Alifian Asmaaysi - Bisnis.com 06 Desember 2022  |  16:04 WIB
37 Bank Kurang Modal Inti Rp3 Triliun, OJK Update Realisasi Terbaru
Profil Dian Ediana Rae Kepala Pengawas Perbankan OJK 2022-2027. - Poadcats PPATK.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan optimistis 37 bank umum yang wajib memenuhi modal inti Rp3 triliun sebelum 1 Januari 2023 dapat terpenuhi.

Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menuturkan hampir seluruh bank kurang modal sesuai aturan itu telah memenuhi ketentuan per November 2022.

"Saya bisa sampaikan beberapa hal terkait progres pemenuhan modal inti Rp3 triliun. Dari 37 yang pernah saya sampaikan, kini hampir sepenuhnya kelihatannya sekarang sudah memenuhi ketentuan [modal inti] Rp3 triliun. Sebagian masih dalam proses proses rights issue di pasar modal," pungkas Dian dalam paparan ke media tentang hasil rapat dewan komisioner (RDK) bulanan, Selasa (6/12/2022).

Dian melanjutkan, meski periode pemenuhan modal inti belum berakhir, dia memperkirakan bank umum yang kemungkinan kena sanski berupa merger, melakukan konsolidasi ataupun diturunkan menjadi bank perkreditan rakyat sangat minim. Dari data yang dimiliki, dia memperkirakan jumlah bank yang tidak memenuhi ketentuan hanya tersisa satu atau dua bank.

"Saya kira dengan pemenuhan modal [inti bank] Rp3 triliun ini, kami semakin merasa confident bahwa bank-bank kita dalam jangka waktu medium dapat memberikan kontribusi yang lebih besar daripada apa yang terjadi selama ini," pungkasnya.

Kondisi ini pada akhirnya mampu memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidak pastian kondisi ekonomi global.

"Karena ekspektasi kami [OJK] menaikkan modal ini bukan semata-mata menaikkan modal tapi untuk memperkuat kemampuan bank untuk ekspansi dan bertahan terhadap ancaman ekonomi domestik maupun global," tutup Dian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

OJK modal inti perbankan
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top