Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Wadirut hingga Direktur TI Borong Saham Bank Mandiri (BMRI) Senilai Rp2,57 Miliar

Wadirut Bank Mandiri Alexandra Askandar memborong saham BMRI sebanyak 100.600 lembar dengan harga Rp9.950 per unit saham.
Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi (tengah), bersama Wadirut Bank Mandiri Alexandra Askandar (kiri) dan Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Panji Irawan saat seremoni peluncuran layanan Kopra Mobile App di sela-sela puncak peringatan HUT ke-24 Bank Mandiri pada Mandiri Karnaval 2022, di Senayan Jakarta, Sabtu, (22/10/2022). Dok Bank Mandiri
Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi (tengah), bersama Wadirut Bank Mandiri Alexandra Askandar (kiri) dan Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Panji Irawan saat seremoni peluncuran layanan Kopra Mobile App di sela-sela puncak peringatan HUT ke-24 Bank Mandiri pada Mandiri Karnaval 2022, di Senayan Jakarta, Sabtu, (22/10/2022). Dok Bank Mandiri

Bisnis.com, JAKARTA – Direksi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) tercatat melakukan pembelian saham perseroan dengan jumlah dana yang digelontorkan mencapai Rp2,57 miliar.

Jajaran direksi yang memboyong saham BMRI adalah Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar, Direktur Teknologi Informasi Timothy Utama, dan Direktur Manajemen Risiko Ahmad Siddik Badruddin.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, Selasa (13/12/2022), Alexandra Askandar memborong saham BMRI sebanyak 100.600 lembar dengan harga Rp9.950 per unit saham pada 9 Desember 2022. Total dana yang dirogoh Alexandra mencapai Rp1 miliar.

Sementara itu, Timothy Utama membeli saham perseroan pada 7 – 9 Desember 2022 sebanyak 135.000 lembar saham di rentang harga Rp9.850 hingga Rp10.400 per unit. Melalui transaksi ini, Timothy perlu merogoh kocek sebesar Rp1,3 miliar. 

Adapun Ahmad Siddik Badruddin tercatat memboyong saham BMRI sebanyak 20.100 lembar dengan harga Rp9.975 per unit saham. Melalui transaksi yang berlangsung pada 9 Desember 2022 ini, Siddik menggelontorkan dana sebanyak Rp200,49 juta.

Dengan demikian, total transaksi yang digelontorkan oleh ketiga direksi Bank Mandiri itu mencapai Rp2,57 miliar. Hal ini membuat kepemilikan saham Alexandra di BMRI menjadi 2,66 juta lembar, Timothy 602.100 lembar, dan Sidik menggenggam 3,38 juta lembar.

Sebelumnya, pada awal Agustus 2022, seluruh jajaran Direksi Bank Mandiri juga telah mendapatkan bonus saham dengan total mencapai 5,54 juta saham atau senilai Rp44,75 miliar.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi tercatat meraih bonus terbanyak dengan jumlah mencapai 541.800 saham atau senilai Rp4,37 miliar. Alexandra Askandar berada di urutan kedua dengan raihan bonus Rp3,93 miliar atau sebanyak 487.600 saham.

Pada penutupan perdagangan Selasa (13/12/2022), saham BMRI tercatat masuk ke zona merah dengan penurunan 0,50 persen ke level Rp9.900 per saham. Meski demikian, sepanjang tahun berjalan atau year-to-date (ytd) saham BMRI sudah naik sebanyak 40,93 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dionisio Damara
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper