Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

AJB Bumiputera 1912 Bayar Klaim Februari 2023? Ini Update dari Manajemen

Dalam rencana awal, BPA AJB Bumiputera 1912 yang baru terpilih menyebutkan akan mulai membayar klaim berdasarkan antrean pada Februari 2023 mendatang.
Pejalan kaki melintas di dekat gedung Wisma Bumiputera di Jakarta. Bisnis
Pejalan kaki melintas di dekat gedung Wisma Bumiputera di Jakarta. Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Asuransi Jiwa Bersama atau AJB Bumiputera 1912 menyampaikan perkembangan rencana pembayaran klaim nasabah berdasarkan antrean pada Februari 2023 mendatang setelah terus gagal terlaksana dalam 5 tahun terakhir.

Juru Bicara Badan Pertimbangan Anggota (BPA) AJB Bumiputera 1912 RM. Bagus Irawan mengatakan pihaknya belum dapat melangkah lebih jauh termasuk melaksanakan pembayaran klaim karena masih menunggu persetujuan rencana penyehatan keuangan (RPK) perusahaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Menurutnya, saat ini RPK AJB Bumiputera 1912 sudah masuk tahap finalisasi.

“Harapan AJB Bumiputera 1912, dalam waktu yang tidak lama RPKP sudah mendapat pengesahan dari OJK,” kata Bagus kepada Bisnis, Senin (20/1/2023).

Meski belum dapat persetujuan, Bagus berharap bahwa OJK segera memberi 'lampu hijau' untuk mengakselerasi perusahaan. Dia berharap RPKP yang telah disetujui OJK dapat diterima pada Februari 2023 besok. Harapan ini sejalan dengan rencana perusahaan untuk dapat melakukan pembayaran klaim secara bertahap yang dimulai pada Februari 2023.

Pasalnya, AJB Bumiputera 1912 berencana akan mulai melakukan pembayaran klaim kepada pemegang polis pada tahap pertama yang direncanakan akan dimulai pada Februari 2023, yang kemudian diikuti tahap kedua pada Februari 2024 dengan sistem pembayaran akan dilakukan berdasarkan antrian per wilayah yang telah ada secure proporsional dan sesuai dengan ketersediaan dana perusahaan.

Selain itu, Bagus menyampaikan pada pekan lalu asuransi berbentuk usaha bersama (mutual) itu juga telah melaksanakan menjalani uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) manajemen AJB Bumiputera 1912.

“Minggu lalu sudah dilaksanakan fit & proper test oleh OJK RI terhadap Direktur Bisnis dan Komisaris Independen untuk melengkapi BOD [Dewan Direksi] dan BOC [Dewan Komisaris],” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Sidang Luar Biasa (SLB) pada 29 November – 1 Desember 2022 memutuskan untuk mengangkat Dr. Sugito, SE. M.Si sebagai Direktur Bisnis AJB Bumiputera 1912 dan Brigjen TNI. Hendrawan, S.IP dan Prof Syafig A. Mugni W.A., Ph.D sebagai Komisaris Independen AJB Bumiputera 1912.

Berdasarkan laporan keuangan, AJB Bumiputera 1912 mencatatkan pembayaran klaim Rp1,27 triliun pada kuartal II/2022. Nilai klaim kuartal II/2022 tercatat turun 15,8 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp1,5 triliun.

Sementara itu, pendapatan premi perusahaan tercatat senilai Rp532,4 miliar atau melonjak 59,2 persen yoy dari Rp334,46 miliar. Naiknya premi (top line) perusahaan sejalan dengan penurunan kerugian (bottom line) menjadi Rp147,1 miliar atau turun hingga 53,7 persen yoy dari Rp318,2 miliar.

Adapun dari sisi solvabilitas AJB Bumiputera 1912 pada kuartal II/2022 tercatat berada di -1.236,4 persen atau memburuk dari posisi kuartal II/2021 di -1.188,8 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rika Anggraeni
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper