Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bank Danamon (BDMN) Siapkan Strategi demi Pacu Dana Murah

Bank Danamon (BDMN) fokus mengejar dana murah (CASA) untuk menekan biaya dana atau cost of fund di tengah tren suku bunga tinggi.
Nasabah beraktivitas di salah satu cabang Bank Danamon di Jakarta, Selasa (22/2/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Nasabah beraktivitas di salah satu cabang Bank Danamon di Jakarta, Selasa (22/2/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Danamon Tbk. (BDMN) terus fokus mengejar dana murah (current account saving account/CASA). Pasalnya, kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan meningkatkan biaya dana atau cost of fund (COF).

Direktur Keuangan Bank Danamon Indonesia Muljono Tjandra mengatakan melalui strategi tersebut, biaya dana perbankan menjadi lebih efisien saat permintaan kredit makin deras. Bahkan strategi tersebut diperkirakan akan mendorong pertumbuhan pendapatan dan laba sampai akhir tahun. 

Sebagai informasi, BDMN mampu meraup dana pihak ketiga (DPK) senilai Rp124,98 triliun per Juni 2023, naik 2,65 persen yoy. Rasio dana murah tercatat senilai Rp69,27 triliun per Juni 2023, lebih rendah dibandingkan dengan Rp77,9 triliun per Juni 2022.

Hal ini pun menjadi perhatian, di mana pada tahun ini perseroan juga akan fokus pada peningkatan dana murah melalui pendekatan digital dan institusional. 

“Kami secara optimal akan memanfaatkan jaringan MUFG, kami optimis memiliki kemampuan untuk mengakses dana murah, di level korporasi dan kredit konsumer melalui anak usahanya, yakni Adira Finance,” ujarnya dalam Paparan Kinerja Semester I/2023. 

Tak hanya itu, pihaknya juga akan berinvestasi untuk meningkatkan kapabilitas di teknologi. Vice President Director Bank Danamon Hafid Hadeli pun menyampaikan program danamon hadiah beruntun pun masih memiliki daya tarik besar dalam mengajak masyarakat melakukan penempatan dana di CASA. 

“Ini menarik bagi customer karena bisa menempatkan dana sembari mendapatkan cashback dan bisa menang berkali-kali,” sebutnya. 

Sebagai informasi, Bank Danamon membukukan laba bersih konsolidasi Rp1,57 triliun pada semester I/2023. Sementara, laba bersih pada periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp1,74 triliun. 

Pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) naik sebesar 6,77 persen yoy menjadi Rp7,56 triliun, sedangkan pendapatan berbasis komisi (fee based income) bank pun naik naik 4,67 persen yoy menjadi sebesar Rp1,12 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arlina Laras
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper