Masuk MSCI, Saham Bank Jago (ARTO) Dapat Suntikan Tenaga

Total nilai transaksi bulanan saham ARTO langsung meroket dari Rp643,71 miliar pada Oktober 2023 menjadi Rp3,04 triliun sepanjang November 2023
Foto: Masuk MSCI, Saham Bank Jago (ARTO) Dapat Suntikan Tenaga
Foto: Masuk MSCI, Saham Bank Jago (ARTO) Dapat Suntikan Tenaga

Bisnis.com, JAKARTA — Keputusan Morgan Stanley memasukkan PT Bank Jago Tbk. ke dalam MSCI Small Cap Indexes terhitung mulai awal Desember 2023 memberikan sederet dampak positif bagi saham ARTO.

Morgan Stanley mengumumkan saham ARTO masuk sebagai salah satu anggota MSCI Small Cap Indexes pada pertengahan November 2023. Hasil evaluasi itu mulai berlaku sejak 1 Desember 2023.

Berdasarkan data yang dihimpun melalui Bloomberg Terminal, lonjakan total transaksi perdagangan secara bulanan dan kenaikan harga saham terbesar setelah pengumuman MSCI dibukukan oleh saham ARTO dibandingkan dengan anggota baru lainnya.

Tercatat, total nilai transaksi bulanan saham ARTO langsung meroket dari Rp643,71 miliar pada Oktober 2023 menjadi Rp3,04 triliun sepanjang November 2023. Rapor itu juga diikuti kenaikan harga 103,17% dalam sebulan.

Memasuki Desember 2023, total nilai transaksi bulanan saham ARTO mencapai Rp2,99 triliun. Namun, saat itu pergerakan terkoreksi 9,38% secara bulanan.

Untuk periode Januari 2024, saham ARTO kembali tercatat menguat 10,69% secara bulanan yang diikuti dengan total nilai transaksi bulanan senilai Rp1,49 triliun.

Tidak hanya itu, data Bloomberg menunjukkan BlackRock Inc. kembali mengakumulasi saham ARTO sejak November 2023. Aksi borong oleh perusahaan manajemen aset terbesar di dunia itu masih berlangsung hingga Januari 2024.

Secara terperinci, BlackRock tercatat memiliki 38,54 juta saham ARTO pada akhir November 2023. Kemudian, jumlah lembar yang mereka kempit naik menjadi 38,76 juta per akhir tahun lalu.

Memasuki awal 2024, BlackRock kembali melanjutkan aksi borong saham ARTO. Alhasil, kepemilikan mereka bertambah menjadi 39,13 juta.

Sejak diumumkan menjadi salah satu penghuni baru MSCI, saham ARTO telah digadang-gadang akan mencuri perhatian investor khususnya asing.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta sebelumnya memprediksi saham ARTO akan menjadi perhatian investor. Hal itu terutama investor asing untuk melakukan rebalancing portofolionya.

Dengan begitu, lanjut dia, investor asing dapat mempertimbangkan untuk memasukkan saham ARTO ke dalam portofolio mereka. 


Nafan menambahkan, otomatis dengan masuknya ARTO ke indeks MSCI, seharusnya aliran modal masuk asing atau capital inflow juga mengalir. Secara indikator money flow index (MFI), ARTO menunjukkan sinyal positif.

Di lain pihak, Analis NH Korindo Sekuritas Leonardo Lijuwardi memperkirakan dengan masuknya ARTO ke dalam MSCI untuk kategori kapitalisasi pasar kecil akan mendatangkan aliran dana bagi emiten tersebut.


“ARTO masuk ke indeks MSCI yang small cap. Skalanya lebih kecil. Bisa saja mendatangkan flow, dan masuk indeks acuan untuk yang small cap.” ujarnya.

Berdasarkan konsensus analis Bloomberg hingga Rabu (7/2/2024), mayoritas atau sebanyak 9 dari 17 analis yang mengulas saham ARTO masih mempertahankan rekomendasi beli. Target harga berada di Rp3.125 dalam 12 bulan ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Media Digital
Editor : Media Digital
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

# Hot Topic

Rekomendasi Kami

Foto

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper