Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Strategi Bank Digital BCA (Blu) Pacu Pertumbuhan Nasabah 53,4%

PT Bank Digital BCA alias blu mencatat pertumbuhan nasabah sebesar 53,4%, atau menjadi 1,7 juta nasabah.
Tampilan Blu by BCA Digital./bcadigital.co.id
Tampilan Blu by BCA Digital./bcadigital.co.id

Bisnis.com, JAKARTA --  PT Bank Digital BCA alias blu mencatat pertumbuhan nasabah sebesar 53,4%, atau yang kini mencapai lebih dari 1,7 juta nasabah pada 2023. 

Head of Corporate Planning BCA Digital Yoga Halim mengatakan pihaknya terus meningkatkan layanan, penambahan berbagai fitur dan produk terbaru untuk para nasabah, hingga perluasan digital ecosystem bersama para mitra.

“Pertumbuhan volume bisnisi terlihat juga dari peningkatan kegiatan transaksi, mulai dari transaksi transfer yang naik 215%, pembayaran menggunakan QRIS yang tumbuh lebih dari 367%, dan transaksi top-up e-money yang tumbuh 282%,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (3/3/2024)

Blu mencatat frekuensi transaksi sebanyak 73,7 juta kali year to date dengan nilai transaksi sebesar Rp181,9 triliun yang mengalami pertumbuhan lebih dari tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurutnya, peningkatan seluruh pertumbuhan ini terdorong dari hadirnya berbagai produk dan fitur terbaru yang mendukung kebutuhan transaksi keuangan, seperti peluncuran kartu bluDebit Card, hingga bekerja sama dengan BCA Life melalui fitur bluInsurance 

Selain mendukung transaksi keuangan sobatblu melalui produk dan fitur menarik, kata Yoga, perseroan juga telah memperluas layanan digital ecosystem dan in-app payment guna mempermudah nasabah melakukan transaksi keuangan 

“Diantaranya adalah peluncuran kerja sama lewat blUnion dengan berbagai mitra dari beragam sektor industri. Tak hanya itu, blu juga bekerjasama dengan partner pembayaran kredit kendaraan, BAF (Bussan Auto Finance),” ucapnya

Untuk terus meningkatkan nasabah loyal, blu juga secara rutin menyelenggarakan promo menarik yang dapat dinikmati nasabah. 

Sebagai informasi, Bank Digital BCA mencatatkan laba bersih Rp46,04 miliar sepanjang 2023, berbalik dari kondisi rugi sebesar Rp71,6 miliar pada 2022.    

Kemudian, pada rasio profitabilitas, sepanjang 2023 BCA Digital mencatatkan perbaikan rasio imbal balik ekuitas (return on equity/ROE) yang menjadi 1,16% dari yang sebelumnya terparkir minus di level 1,8%. Lalu, rasio imbal balik aset (return on asset/ROA) BCA digital pun berada di level 0,18% dari yang sebelumnya terparkir di zona negatif 0,83% sepanjang 2022. 

Adapun, dalam hal intermediasi, blu by BCA Digital telah menyalurkan total kredit sebesar Rp4,64 triliun pada 2023, tumbuh 43,31%  dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp3,24 triliun. Alhasil, aset bank turut terkerek naik 22,18% menjadi Rp13,51 triliun pada 2023 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp11,05 triliun. 

Seiring dengan pertumbuhan kredit, rasio kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) gross BCA Digital berada di level 1,1% dan NPL net di level 0,21%  

Dari sisi pendanaan, BCA Digital telah meraup dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp8,98 triliun, naik 30,94% yoy, dibanding tahun sebelumnya Rp6,85 triliun.

Terakhir, dana murah atau current account savings account (CASA) juga mengalami kenaikan 59,27% atau Rp3,3 triliun pada 2023 dari sebelumnya Rp2,07 triliun pada 2022. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arlina Laras
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper