Fokus ANZ ke Depan
Adapun, rencana divestasi saham PNBN oleh ANZ lantaran perusahaan mengalihkan fokus bisnis ke negara lain seperti China, India dan Vietnam. Selain di Malaysia dan Indonesia, ANZ juga berencana untuk melepaskan kepemilikannya di Bank of Tianjin Co., perbankan di China.
Chief Executive Officer ANZ Shayne Elliott dalam wawancara Bloomberg TV di Hong Kong, pada Maret 2024 mengatakan bisnis ANZ bergeser secara geografis dengan cukup cepat.
“Kami perlu menanggapinya sebagai bank. Kami sedang membangun kemampuan kami di tempat-tempat seperti India, atau seperti Vietnam, untuk membantu kapasitas tersebut saat kami melihat arus perdagangan dan arus modal bergeser," jelasnya.
Selain India dan Vietnam, Elliott berharap bisnis ANZ di China daratan dapat terus bertumbuh. Saat ini, grup usaha perbankan itu telah memiliki sekitar 300 SDM di Negeri Panda.
"Saat ini masih ada permintaan yang sangat besar untuk layanan kami di China daratan. Bisnis kami di sana tumbuh, tidak menyusut, sama seperti di Hong Kong. Kami akan terus berinvestasi di Hong Kong dan China daratan.”
Terkait dengan rencana pelepasan saham di Bank of Tianjin Co. dan Panin Bank, Elliot menegaskan pihaknya masih terus berupaya. “Semakin cepat kami dapat menemukan pemegang saham yang lebih tepat, semakin baik,” kata Elliott.