Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Lebaran 2013: BI Purwokerto Siapkan Uang Pecahan Rp 2,7 Triliun

BISNIS.COM, JAKARTA— Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto menyiapkan uang pecahan  di bawah Rp20.000 sebanyak Rp2,7 triliun guna memenuhi kebutuhan masyarakat menghadapi Lebaran 2013.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 03 Juli 2013  |  07:37 WIB
Lebaran 2013: BI Purwokerto Siapkan Uang Pecahan Rp 2,7 Triliun
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA— Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto menyiapkan uang pecahan  di bawah Rp20.000 sebanyak Rp2,7 triliun guna memenuhi kebutuhan masyarakat menghadapi Lebaran 2013.

”Bila dibandingkan dengan tahun lalu, uang pecahan yang kami siapkan kali ini lebih banyak karena kemungkinan semakin banyak warga yang menukarkan uang jelang Lebaran,”  kata Deputi Kepala BI Purwokerto Rusly Albas, Selasa (2/7/2013) seperti dikutip dari Antara.

Menurutnya, jumlah uang pecahan yang disiapkan BI Purwokerto pada Lebaran 2012 hanya Rp2,2 triliun, sedangkan yang terserap dari penukaran uang sekitar Rp1,8 triliun.

Meskipun begitu, BI memperkirakan jumlah uang yang tersisa pada penukaran tahun ini akan lebih banyak lagi karena pihaknya memberlakukan sistem berbeda sebelum menetapkan jumlah persediaan uang pecahan kecil tersebut.

Sebelum menetapkan jumlah persediaan uang pecahan kecil, pihaknya telah meminta masukan dari bank umum yang beroperasi di wi layah kerja BI Purwokerto. (ltc)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lebaran 2013 ramadhan 2013 uang pecahan'

Sumber : Bisnis Indonesia (3/7/2013)

Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top