Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LPS: Calon Investor Urung Beli Saham Bank Mutiara

Bisnis.com, JAKARTA - Saat ini Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tengah melaksanakan proses penjualan saham PT Bank Mutiara, Tbk. yang ke-4 dan telah ditutup pendaftarannya pada 1 Juli 2013.
Fatkhul-nonaktif
Fatkhul-nonaktif - Bisnis.com 29 Agustus 2013  |  12:08 WIB
LPS: Calon Investor Urung Beli Saham Bank Mutiara

Bisnis.com, JAKARTA - Saat ini Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tengah melaksanakan proses penjualan saham PT Bank Mutiara, Tbk. yang ke-4 dan telah ditutup pendaftarannya pada 1 Juli 2013.

Berkenaan dengan hal tersebut, LPS dalam siaran persnya hari ini Kamis (29/8/2013) menyatakan pada tahap pendaftaran awal terdapat enam calon investor yang telah menyatakan minat namun hanya lima calon investor yang telah mendaftar dengan memasukkan dokumen yang dipersyaratkan.

“Selanjutnya LPS telah melakukan prakualifikasi terhadap calon investor yang telah mendaftar dan berdasarkan hasil penilaian dan prakualifikasi, terdapat dua calon investor yang memenuhi persyaratan administratif untuk dapat memasukkan tahapan penawaran awal.”

Sampai dengan batas waktu yang ditentukan, kedua calon investor yang lolos tahap prakualifikasi tersebut tidak memasukkan penawaran awal dan menyatakan tidak akan mengikuti proses penjualan saham Bank Mutiara lebih lanjut.

Dengan tidak adanya calon investor yang melanjutkan proses penjualan saham maka LPS menutup proses penjualan saham dan sesuai amanat Pasal 42 UU LPS, LPS akan membuka kembali proses penjualan saham PT Bank Mutiara Tbk, pada waktu yang akan ditentukan kemudian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mutiara lps
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top