Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jaminan Kesehatan Nasional Dipastikan Berjalan Mulai 1 Januari 2014

Saat ini, BPJS Kesehatan sedang dalam proses perubahan status dari sebelumnya PT.Askes (Persero).
Anggi Oktarinda
Anggi Oktarinda - Bisnis.com 21 Oktober 2013  |  20:42 WIB
Jaminan Kesehatan Nasional Dipastikan Berjalan Mulai 1 Januari 2014
Bagikan

Bisnis.com, SUKABUMI - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memastikan penyelenggaraan jaminan kesehatan nasional oleh Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan dimulai sesuai dengan jadwal per 1 Januari 2014.

Saat ini, BPJS Kesehatan sedang dalam proses perubahan status dari sebelumnya PT.Askes (Persero).

"Dari laporan yang saya terima, mulai 1 Januari 2014 mendatang, pada tahap awal kita akan memberikan pelayanan kesehatan bagi 140 juta peserta," kata Presiden SBY di Sukabumi, Senin (21/10/2013).

Presiden menjelaskan sebanyak 140 juta peserta tahap awal terdiri dari 86,4 juta peserta limpahan Jamkesmas, 11 juta peserta Jamkesda, 16 juta peserta Askes, 7 juta peserta Jamsostek dan 1,2 juta peserta dari unsur TNI dan Polri.

"Kemudian pada tahap kedua, paling lambat 1 januari 2019, seluruh rakyat Indonesia menjadi peserta BPJS Kesehatan," katanya.

Dia menegaskan pembangunan sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas penting dalam agenda nasional.

Pemerintah terus menyempurnakan pengelolaan jaminan kesehatan baik dalam hal penataan maupun luas cakupan pelayanan. Dia ingin masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan memadai.

"Tolong diingatkan presiden yang akan datang, jangan lupa bahwa 1 Januari 2019 seluruh rakyat kita bisa mendapatkan bantuan dari jaminan kesehatan," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpjs askes
Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top