Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Kalsel Raup Laba Rp194,4 Miliar

PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil membukukan laba sebesar Rp194,4 miliar hingga September 2013 atau tumbuh 22% dari periode yang sama tahun lalu.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 25 Oktober 2013  |  12:35 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil membukukan laba sebesar Rp194,4 miliar hingga September 2013 atau tumbuh 22% dari periode yang sama tahun lalu.

Direktur Bisnis Bank Kalsel Supian Noor mengatakan peningkatan laba dikarenakan peningkatan kredit yang dilakukan perseroan. Pada September 2013, perseroan telah menyalurkan kredit Rp6,07 triliun, tumbuh 35% dari periode yang sama tahun lalu.

“Kami memang mencoba untuk tidak jor-joran dan lebih menyalurkan kredit dengan aman,” ucapnya pada Bisnis, Jumat (25/10/2013).

Meskipun perseroan mencatakan pertumbuhan kredit yang cukup tinggi, tetapi dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun hanya naik 3,81%.

Dia mengatakan DPK sengaja tak digenjot, karena likuiditas yang masih cukup aman dan perseroan akan lebih melakukan ekspansi kredit hingga akhir tahun.

Sampai dengan September 2013, rasio pembiayaan terhadap  pendanaan (loan to deposit ratio/LDR) berada di 62%.

Supian mengatakan angka tersebut masih menunjukkan likuiditas yang cukup terjaga sebesar 62% hingga September 2013.

Bank Kalsel menargetkan kredit yang hendak disalurkan hingga akhir 2013 sebesar Rp6,6 triliun. Meskipun demikian, perseroan masih tetap menjaga aspek prudent dalam penyaluran kredit.

Dia mengatakan rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) sampai akhir 2013 akan dijaga tetap dibawah 2%. Hingga September  2013, perseroan mencatatkan persentase NPL sebesar 1,9%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank kalsel
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top