Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rating Baru Kredit Indonesia versi Standard and Poor's

Bank Indonesia menyambut baik afirmasi Sovereign Credit Rating Indonesia oleh Standard and Poor's (S & P).
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 29 April 2014  |  10:21 WIB
Dolar AS. Standard and Poor's (S&P) mengeluarkan rating kredit baru Indonesia - Bisnis
Dolar AS. Standard and Poor's (S&P) mengeluarkan rating kredit baru Indonesia - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA--Bank Indonesia  menyambut baik afirmasi Sovereign Credit Rating Indonesia oleh Standard and Poor's (S & P).

Dalam siaran persnya disebutkan  afirmasi Credit Rating Indonesia berada pada outlook BB+/stable. Kondisi fiskal dan struktur utang yang sehat serta prospek pertumbuhan yang cukup kuat merupakan faktor kunci yang mendukung afirmasi tersebut.


Di sisi lain, kondisi kelembagaan yang relatif lemah, PDB per kapita yang rendah dan kerentanan eksternal merupakan faktor-faktor yang menjadi risiko bagi rating Indonesia.

S&P juga berkeyakinan kebijakan ekonomi Indonesia yang berkesinambungan akan tetap terjaga pasca pemilihan presiden Juli mendatang.

Gubernur BI Agus Martowardojo menyatakan afirmasi peringkat dari S&P merupakan pengakuan atas komitmen Indonesia dalam menempatkan stabilitas sebagai prioritas di tengah kondisi ekonomi global yang masih dipenuhi ketidakpastian.

Dia menambahkan  terjaganya fundamental makroekonomi dan respon kebijakan otoritas perekonomian telah menjadi perhatian S&P.

BI pada tahun lalu telah melakukan respon kebijakan melalui bauran kebijakan yang terdiri dari, kebijakan kenaikan suku bunga, kebijakan nilai tukar yang lebih fleksibel dan sesuai dengan faktor fundamentalnya.

Selain itu, pendalaman pasar keuangan, kebijakan makroprudensial, koordinasi kebijakan dengan pemerintah, termasuk kerjasama dengan bank sentral lainnya, dan penguatan strategi komunikasi.

Agus menekankan  ke depan, BI akan tetap menjaga komitmen dalam mengawal perekonomian dan sistem keuangan, dengan tetap mengadopsi kebijakan yang konsisten, upaya pendalaman pasar keuangan, dan terus melakukan penguatan strategi komunikasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rating kredit
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top