Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MODAL MINIMUM: OJK Beri Sanksi Peringatan 4 Perusahaan Asuransi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi sanksi peringatan (SP) kepada sejumlah perusahaan asuransi umum dan perusahaan asuransi jiwa yang menghadapi masalah pemenuhan modal minimum hingga pertengahan tahun ini.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 09 Juni 2014  |  18:26 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi sanksi peringatan (SP) kepada sejumlah perusahaan asuransi umum dan perusahaan asuransi jiwa yang menghadapi masalah pemenuhan modal minimum hingga pertengahan tahun ini.

Deputi Pengawas Komisioner Industri Pengawas Keuangan Non Bank OJK Dumoly F.Pardede mengatakan sanksi yang diberikan tersebut berupa SP 1 dan SP 2.

“Sudah ada 1 dan 2 perusahaan yang diberi sanksi,” katanya usai menghadiri pertemuan antara regulator dan pelaku industri keuangan non-bank, Senin (9/6/2014).

Dumoly mengatakan, perusahaan yang belum memenuhi ketentuan modal minimum sekitar 3 hingga 4 perusahaan.

Ditanya nama perusahaan dimaksud, Dumoly enggan memberikan penjelasan untuk dikutip.

Sebagai gambaran, berdasarkan Peraturan Pemerintah No.82/2008 tentang Perubahan Ketiga atas PP No.73/1992 tentang Penyelenggaraan Usaha Perasuransian, perusahaan asuransi harus memiliki modal minimal Rp70 miliar pada Desember 2012 dan Rp100 miliar pada 31 Desember 2014.

Apabila perusahaan tidak dapat memenuhi ketentuan tersebut, terdapat sejumlah sanksi yang dapat diberikan oleh regulator seperti yang diatur dalam PP No.73/1992.

SP merupakan sanksi tahap pertama sebelum sanksi berikutnya.

Dumoly berujar, persoalan pemenuhan modal minimum tersebut juga berasal dari pemegang saham perusahaan.

“Ada sedikit dispute di pemegang saham. Pemegang saham yang satu katanya mau cari pembeli, yang satu mau tambah modal, yang satu tidak mau didelusi,” kata Dumoly.

Menurut dia, regulator akan mengacu kepada peraturan yang berlaku mengenai modal minimum tersebut.

Dumoly menambahkan, OJK akan mencermati perkembangan pemenuhan modal perusahaan tersebut hingga akhir tahun ini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi ojk asuransi jiwa
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top